Kampanye #IbuBerbagiBijak Sebagai Sarana Peningkatan Literasi Keuangan Perempuan


Seringkah kita bertanya-tanya kemana perginya penghasilan kita selama ini? Uang yang susah payah kita dapatkan seolah tak bersisa di akhir bulan. Bahkan kadang di tengah bulan pun sudah kebingungan dengan beragam tagihan dan biaya rumah tangga.

kampanye #IbuBerbagiBijak meningkatkan
pemahaman tata kelola keuangan yang baik dan tepat sasaran
di kalanngan perempuan


Para ibu seharusnya berfungsi sebagai pengelola keuangan dalam keluarga (Critical economic players). Mengingat banyak keputusan ekonomi penting yang diambil dalam tingkat keluarga. Namun, seringkali justru merasa kewalahan menghadapi berbagai macam persoalan keuangan yang muncul. Oleh sebab itu penting bagi ibu untuk memahami cara mengelola keuangan secara benar, agar tujuan-tujuan keuangan keluarga dapat tercapai.

Tingkat literasi keuangan yang rendah di kalangan perempuan menjadi fokus utama dari program #IbuBerbagiBijak yang dicanangkan oleh Visa sejak tahun lalu. Melalui program yang mengedukasi perempuan diharapkan para ibu dapat memahami tata kelola keuangan yang baik, serta dapat menjadi agen penularan virus literasi keuangan bagi lingkungan sekitarnya. Semakin banyak kaum ibu yang "melek" tentang pengelolaan keuangan yang baik maka tingkat literasi keuangan kaum perempuan pun akan meningkat. Semua itu akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan keluarga.

Visa Inc merupakan pemimpin pembayaran digital di dunia dengan misi menghubungkan dunia melalui jaringan pembayaran yang paling inovatif, dapat diandalkan dan aman yang memungkinkan para konsumen, pemain bisnis dan ekonomi untuk maju dan brekembang. Jaringan pemrosesan canggih yang bernama VisaNet merupakan sistem pembayaran yang aman dan dapat diandalkan secara global serta mampu menangani lebih dari 65.000 transaksi per detik. 

Visa merupakan penggerak pertumbuhan dunia perdagangan melalui berbagai alat, dan merupakan pendorong di balik impian masa depan, dunia tanpa uang tunai untuk seluruh lapisan masyarakat dimanapun berada. Seiring dengan perubahan dari analog ke digital Visa menghadirkan merk, produk,layanan, jaringan dan usaha untuk mengubah bentuk dunia perdagangan di masa depan.


Berperan aktif dalam mengelola keuangan memberikan kemampuan untuk mengendalikan pengeluaran keluarga berada pada jalur yang tepat. Merencanakan penggunaan penghasilan sesuai rencana yang telah disusun akan memudahkan kita mencapai target keuangan yang kita harapkan.


Setiap orang, setiap keluarga memiliki target yang berbeda. Ada yang menginginkan memiliki rumah sendiri, ada yang menginginkan dapat pergi beribadah ke tanah suci atau melakukan liburan keluarga ke berbagai tempat wisata. Beberapa orang memiliki tujuan keuangan yang jelas, akan tetapi ada juga yang hanya mengikuti arus saja. 

Seberapa penting menetapkan target keuangan?Jawabnya adalah sangat penting. Dengan menetapkan target yang jelas kita bisa mengalokasikan dana untuk mencapai tujuan tersebut.

Jika penghasilan kita lebih sedikit daripada pengeluaran maka yang harus diatur adalah pengeluarannya. Kita harus dapat hidup sesuai pendapatan. Jangan sampai hidup ibarat kata pepatah”Besar pasak daripada tiang”. Jika kita hidup dengan pengeluaran yang lebih besar daripada pendapatan maka kita akan hidup dalam lilitan utang. Tak ada orang yang menginginkan hidup seperti itu bukan? Maka kita harus benar-benar disiplin dalam melaksanakan rencana keuangan yang telah disusun.

Beberapa prinsip dasar tata kelola keuangan.
  1.   Bedakan kebutuhan dengan keinginan.
  2.   Alokasikan dana sesuai porsi yang ideal
Alokasi pengeluaran idealnya mengikuti pola sebagai berikut:


  1. Zakat/sedekah 5%
  2. Cicilan utang 30%
  3. Dana darurat 10%
  4. Biaya hidup 30%
  5. Investasi 15%
  6. Gaya Hidup 10%
Ibu-ibu yang sudah menjalankan peran sebagai pengelola keuangan keluarga sebaiknya mulai berbagi pada lingkungannya. Pada komunitas atau organisasi perempuan seperti Dharma Wanita maupun Penggiat PKK di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Hingga suatu saat nanti perempuan dapat mudah menjangkau akses keuangan tanpa merasa gagap atau bingung lagi.

Seperti yang dikatakan oleh Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, “Tahun ini, Visa bersama OJK dan didukung Bank Indonesia, mengajarkan pengelolaan keuangan dan mendorong perempuan untuk berbagi pengetahuan tersebut dengan anggota keluarga dan lingkungan”.

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia,

Program #IbuBerbagiBijak melibatkan para ahli di bidang keuangan dan kelompok masyarakat. Dilakukan secara road show untuk lebih memperluas jangkauan dan memudahkan mencapai target edukasi yaitu para ibu dari berbagai kalangan. 

Para Narasumber dan perangkat pemerintahan serta penggerak PKK Pasar Rebo 

Seperti yang diselenggarakan pada hari Senin, 10 September 2018 di RPTRA Kopi Gandaria, Pasar Rebo, Jakarta Timur, dengan menghadirkan Prita Ghozie seorang Financial Planner dan Aditya Lugina pemilik usaha Gammara Leather.

Bersama Narasumber Prita Ghozie seorang Financial Planner 

Bersama Aditya Lugina pemilik usaha Gammara Leather.



Dengan pengendalian keuangan yang tepat, kesejahteraan keluarga pun akan meningkat. Yuk, para ibu mulai kelola keuangan keluarga dengan tepat dari sekarang.


Salam,


Eka Murti













Artikel Terkait