Menggambar Trans Jakarta Bersama Difabel

Hari selasa lalu (24/4/18) bus Trans Jakarta dengan motiv gambar karya anak-anak difabel diluncurkan oleh pemda DKI. Bus tersebut telah dihias aneka lukisan dengan menggunakan cat akrilik oleh para anak-anak autisi yang tergabung dalam yayasan Art Brut Indonesia asuhan pak Toto.
Dalam rangka menyambut hari Kartini sekaligus bulan “autism awareness”, tema bus Trans Jakarta yang diluncurkan tersebut adalah “Ibuku Perempuan Hebat”. Tema itu tertulis dengan jelas di sisi-sisi kaca jendela bus. Badan bus dipenuhi coretan-coretan seni dengan berbagai bentuk, gaya dan warna.








Sepuluh anak yang berpartisipasi tersebut berasal dari berbagai wilayah di Jakarta yang berkumpul di Balai Kota DKI pada tanggal 20-21 April 2018. Mereka diberi kebebasan untuk mengekspresikan jiwa seni masing-masing. Beberapa anak masih perlu mendapat arahan dari guru maupun orang tuanya. Namun ada beberapa anak yang sudah mandiri dalam melakukan apapun yang mereka inginkan dari memutuskan gambar apa yang ingin dilukis hingga lokasi tampat mereka melukis. Seperti Anfield (13) yang nyaman melukis seorang ibu yang sedang menimang bayi di bagian belakang bus Trans Jakarta meski teksturnya tidak rata dengan beberapa gelombang.

Karakteristik anak-anak autistik yang mudah bosan dan susah fokus tidak terlalu nampak saat mereka asyik dengan gambar masing-masing. Sebelumnya memang peserta telah melewati tahap seleksi sehingga yang bisa ikut hanya yang benar-benar mampu menyelesaikan tugasnya tanpa halangan berarti.

 
 



Gaya yang berbeda-beda memberi kesan meriah pada dekorasi bus Trans Jakarta tersebut. Di satu sisi beberapa anak lebih suka menggambar bunga, rumah dengan anggauta keluarga yang menggambarkan peran seorang ibu dengan warna-warni yang cerah. Sementara di sisi lain, Shan (15) membuat doodle art dengan hanya menggunakan spidol hitam. Gambar seorang ibi uang sedang hamil dan menyusui di antara gedung-gedung dan aneka motif.


Bus yang unik ini menggambarkan keunikan para pelukisnya ditengah hiruk pikuk kehidupan, mereka memiliki kelebihan dalam keterbatasannya. Yuk, naik bus Trans Jakarta, jika ketemu dengan busa yang unik ini ingat saja bahwa para pelukisnya anak-anak istimewa.

Eka Murti

#TransJakarta
#Autism

Artikel Terkait