Explore Our Content Collection!

Browse through our gallery of expertly-crafted content to find the perfect one for your inspiring.

Meja Makan dan Keluarga Indonesia pada Era Industri 4.0



Meja Makan dan Keluarga Indonesia di Era Industri 4.0


BKKBN: KELUARGA INDUSTRI 4.0
Blogger berfoto bersama bapak Dr.dr.M. Yani, M.Kes,PKK,
Deputi bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN


Saat ini kita berada pada fase industri 3.0 dimana telah memasuki era komputerisasi dan automatisasi industri.  Beberapa tahun ke depan akan memasuki tahap ke empat atau industri 4.0 yaitu era sistem siber-fisik. Manusia akan terhubung melalui jaringan internet, demikian pula industri akan saling terkait, sebagai salinan dunia fisik secara virtual.

Kemudahan akses serta luasnya kemungkinan dalam era industri 4.0 ini akan memperngaruhi keluarga Indonesia secara langsung. Sudah siapkah generasi industri 3.0 menciptakan generasi industri 4.0 yang tangguh?

Perubahan era industri mempengaruhi pola asuh dalam keluarga secara signifikan. Cara orang tua pada genari industri terdahulu tentulah berbeda dalam pola asuh anak dengan masa kini. Tantangan ke depan harus benar-benar menjadi perhatian seluruh komponen bangsa. Indonesia mengharapkan generasi penerus yang mampu bersaing dalam industri 4.0 bukan hanya dalam hal teknis kemampuan namun juga memiliki kekuatan karakter yang baik.

Pola Keluarga Kecil

Pada era industri 1.0 maupun 2.0 jamak ditemui sebuah keluarga yang hidup bersama bukan hanya keluarga intri saja namun ada nenek-kakek maupun anggauta keluarga lainnya, atau biasa disebut sebagai extended family. Setiap anggauta keluarga memiliki peran yang jelas sesuai fungsi dalam keluarga. Bisa dikatakan secara tradisional ayah sebagai kepala keluarga adalah tulang punggung dalam mencari nafkah untuk menghidupi seluruh keluarga.

Kini, pola keluarga berubah menjadi keluarga kecil, hanya keluarga inti saja yang tinggal dalam satu rumah. Jika di era sebelumnya istri/ ibu berperan dalam urusan domestik saat ini peran itu telah bergeser, beberapa perempuan mulai aktif di sektor public dengan bekerja dan berkarir di luar rumah.

Dari kedua gambaran tersebut jelas pola asuh anak akan sangat berbeda, hingga outp[ut yang dihasilkan pun tentu berbeda pula. Selain itu, tantangan yang dihadapi sebuah keluarga sudah berkembang menjadi lebih luas. Membatasi arus informasi dari luar yang membanjiri rumah secara masiv semakin sulit. Teknologi memungkinkan akses informasi dengan mudah, bukan hanya informasi positif namun juga negatif.

Peran orang tua sekarang memiliki tuntutan yang berbeda dengan orang tuanya di masa lalu.

Revolusi Keluarga 4.0


level industri, sumber wikipedia.com


Keluarga harus siap menghadapi perubahan zaman yang bergerak cepat. Revolusi keluarga 4.0 adalah platform bagi keluarga dalam mempersiapkan generasi penerus yang tangguh. Agar keluarga Indonesia sipa maka dibutuhkan peran pemerintah sebagai katalisator dan kaselerator bagi program kesiapan keluarga Indonesia.

Mengapa pemerintah perlu turun tangan?


Jelas sekali diperlukan peran serta aktif dari pemerintah untuk membuat gerakan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan dampak negatif banjirnya iformasi dan pergeseran sistem dalam masyarakat. Karena negara adalah salah satu sistem pendukung terluas bagi peretumbuhan dan perkembangan keluarga. Membutuhkan seluruh negeri untuk mempersiapkan generasi bangsa yang dapat mengambil bagian dalam industri 4.0 secara maksimal. Memiliki kemampuan yang tangguh dan karakter yang kuat.

BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasioanl) merupakan lembaga yang mengemban tugas agar program dan materi program tersampaikan dengan baik ke seluruh lapisan masyarakat. Khususnya yang tinggal di daerah pedesaan harus juga dapat terjangkau dan mudah dalam mengakses materi program secara keseluruhan.

Sejatinya, persoalan keluarga ini adalah tantangan bagi bangsa yang arus ditangani secara holistik dan lintas sektoral. Lembaga pemerintahan selain BKKBN pun mengemban tanggung jawab yang sama besarnya.

Masyarakat sering kali memandang tugas pokok dan fungsi BKKBN hanya persoalan keluarga berencana dengan 2 anak cukup, saja.

Pengendalian jumlah penduduk hanya salah satu tugas BKKBN, tugas lain adalah menjadikan keluarga Indonesia mampu menjadi keluarga tangguh, mandiri dan mendidik generasi penerus yang terbaik.. Salah satunya adalah melalui platform keluarga 4.0, pengembangan kebijakan pembangnan keluarga di era industri 4.0.  
Dalam idustri 4.0 generasi muda yang dicetak harus memiliki bekal ilmu dan keahlian yang memadai serta memiliki karakter yang baik. Pembentukan karakter terkait dengan fungsi sosial keluarga yang bekerja maksimal.

Meja Makan dan Keluarga Indonesia yang Tangguh

BKKBN; KELUARGA INDUSTRI 4.0
bersama ibu Roslina verauli (Vera), psikolog

Industri 4.0 mempengaruhi komunikasi dalam kleuarga secara langsung. Keluarga mendapat gempuran dampak perubahan teknologi dari berbagai sisi. Salah satunya adalah arus komunikasi yang dahulu dilakukan secara verbal dan langsung, kini bergeser menggunakan gawai.

Namun sesungguhnya, pertemuan keluarga menjadi sangat penting agar informasi yang mengalir dalam keluarga tersampaikan secara langsung pada setiap individu. Cara yang paling efektif dalam menciptakan waktu berkualitas adalah di meja makan.

Berkumpul di meja makan, berkumpul bersama, makan bersama dan mengalirlah informasi. Penting diingat informasi yang haruslah informasi psoitif, karena hal itu akan berdampak signifikan dalam memperkuat karakter anggauta keluarga.

Informasi negative sering kali bukan hanya soal isi informasinya namun juga cara penyampaiannya. Jika disampaikan secara negatif maka akan diterima dengan negative juga. Untuk itu berkomunikasi butuh dilatih secara terus-menerus, khususnya orang tua agar mampu mendidik dan mencetak generasi penerus yang berkarakter kuat.

Dengan berkumpul di meja makan, setiap anggauta keluarga memiliki kesmepatakn yang sama dalam memberikan maupun menrima informasi. Ini adalah salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan keluarga.

Meski tak seluruh keluarga adalah keluarga ideal, namun tetap penting berkumpul bersama seperti ini. Agar individu merasa sellau mendapat dukungan dari anggauta kelurga lainnya.
Kedekatan emosional yang dirasakan individu kepada setiap anggauta keluarganya penting dibangun . Dengan berbagi informasi, ide dan perasaan akan mengubah relasi dalam keluarga.

Kembali ke meja makan, berkumpul dalam waktu santai, memperkuat ikatan keluarga. Informasi yang tersampaikan dengan baik akan diterima dengan sennag hati dan membahagiakan. Anak yang tumbuh dalam keluarga akanmemiliki karakter yang kuat, tak mudah terombang ambil oleh perubahan zaman. Tak hanya persoalan gagap teknologi yang harus diatasi namun juga gagap sosial, jangan sampai karena kecanggihan teknologi justru menciptakan individu yang gagap sosial.

Perkuat keluarga Indonesia, mulai dari meja makan menuju generasi cerdas ilmu dan berkarakter di era industri 4.0.


Salam

Eka Murti

#Revolusikeluarga4
#KeluargaIndustri4


Bukan Hanya Jomblo yang Dimanjakan oleh Lazada 11.11 Festival Belanja Terbesar


Bukan Hanya Jomblo yang Dimanjakan oleh Lazada 11.11 Festival Belanja Terbesar


lazada 11.11
My wish list

Lazada 11.11 adalah festival belanja terbesar yang dinanti-nantikan kedatangannya oleh para online shoper. Konon tanggal 11 bulan 11 atau 11 November adalah hari untuk para jomblo “single’s day” memanjakan diri dengan aneka hadiah bagi diri sendiri. Maka pada tanggal cantik itu digelar hari belanja yang memberikan diskon besar-besaran di negeri China. Sekarang kita juga bisa menikmati hari belanja 11.11 secara mudah melalui Lazada Indonesia, situs belanja online yang terpercaya.

Apa hanya jomblo alias para single saja yang bisa dapat diskon sampai 99% di Lazada? Oh, tentu tidak. Semua pelanggan mendapat kesempatan yang sama memiliki barang impian. Beberapa hari ini pelanggan pasti sudah membuat whist list atau daftar belanja yang diinginkannya, dan sudah bersiap-siap untuk menyambut Lazada 11.11.


My Wish List


Daftar belanja saya pasti berbeda dengan orang lain. Beberapa hari ini, saya melirik-lirik jajaran etalase toko di Lazada yang menawarkan aneka diskon keperluan traveling. Persiapan liburan akhir tahun tentunya. Sebagai pencinta pantai tak lupa saya masukkan aneka asesoris cantik seperti topi dan kaca mata hitam. Saya penggemar topi pantai yang lebar dengan model yang cantik, selain berfungsi menghalangi sinar matahari juga membuat penampilan makin stylish. Entah kenapa jika sudah memakai topi pantai lebar dan kaca mata hitam, saya langsung merasa keren, hahahaha (dilarang protes, kawan).

Selain itu ada Kamera dan tongsis canggih untuk keperluan fotografi. Rugi kan, kalau traveling jauh ketempat yang indah tapi kenangannya buram akibat kamera yang kurang maksimal. Tak ketinggalan koper untuk membawa semua perlengkapan traveling. Koper berkualitas bagus dan kuat sangat penting bagi orang yang sering berpergian. Tahu sendiri kan, kadang penanganan barang oleh maskapai bisa merusak koper.

Membuat daftar belanja itu penting agar kita fokus dengan apa yang ingin dibeli. Setidaknya saya yang pelupa ini, kalau tidak mmebuat daftar nanti yang diperlukan bisa terlewat karena asyik melirik sana-sini. Ayo fokus dengan wish kamu juga. Kalau sudah dapat semua, baru deh bisa ngelirik yang lain, ini berlaku hanya untuk belanjaan ya bukan untuk someone special. “Itu tidak boleh terjadi, Ferguso!”.

Ada apa di Hot Deals Lazada 11.11?

lazada 11.11
lazada 11.11

Slash It

Beberapa item ditawarkan dengan diskon yang didasarkan atas seberapa banyak pelanggan mendapat rekomendasi atau dukungan dari kawan-kawannya. Jadi, kalaua ada barang yang kamu inginkan dan bisa dibeli dengan harga murah, kamu harus rajin-rajin menghubungi teman untuk memberikan dukungan. Semakin banyak yang mendukung semakin besar pula potongan yang diberikan oleh Lazada.  Ada tiga pemenang yang beruntung setiap harinya. Program ini berlangsung sejak 1-11 November 2018.

Wonderland

Penggemar kisah pencarian harta karun pasti gembira dengan tantangan dari Lazada ini. Yups, kita digiring memasuki kota virtual dan toko-toko yang menyimpan kotak harta karun berisi voucher belanja. Berburu diskon dengan bermain game sungguh menyenangkan.

Shake It

Program satu ini khusus diadakan di aplikasi lazada yang bisa diunduh di gawai kita. Nantikan momen untuk menggoyang gawai agar mendapat voucher belanja yang ditawarkan Lazada. Yuk, kita goyang, Mang… makin sering digoyang makin banyak voucher yang bisa kita kumpulkan.

Flash Sale

Produk-produk paling popular akan di hadirkan oleh Lazada dengan harga fantastis. Potongan harga hingga 99%, artinya produk yang kita beli nyaris gratis. Flash sale digelar pada waktu-waktu tertentu pada tanggal 11 November 2018 hingga 11 sesi. Jangan sampai ketinggalan berjuang bersama pelanggan Lazada lainnya ya.



Program festival belanja Lazada 11.11 akan hadir sebentar lagi. Persiapkan diri memanjakan diri setelah berpeluh lelah bergelut dengan rutinitas harian kita.  Langsung saja meluncur ke sini http://lazada.co.id untuk mengikuti keseruannya.

Salam

Eka Murti

ELECTROLUX KITCHEN MACHINE EKM 3437 MESIN IMPIAN KOKI RUMAH TANGGA


ELECTROLUX KITCHEN MACHINE EKM 3437 MESIN IMPIAN KOKI RUMAH TANGGA

ELECTROLUX
Electrolux Cooking Class bersama chef Laura

Awalnya saya mengenal merk Electrolux sebagai merk mesin cuci dengan kualitas yang bagus dan teknologi terdepan. Namun baru-baru ini saya mengetahui bahwa Electrolux juga mengembangkan produk untuk urusan dapur.  Meski sebenarnya untuk urusan yang satu ini elctrolux sudah mendunia di segmen professional atau biasa digunakan di dapur besar oleh para koki terkemuka. Sementara produk terbarunya yaitu Electrolux Kitchen Machine EKM 3437 diperuntukan untuk para koki rumah tangga.

TCCE Taste and Care Center Electrolux

 Electrolux Kitchen Machine EKM 3437
Chef Laura memperagakan cara membuat Manggo Parfait
Manggo Parfait ala Chef Laura yang yummy dan sehat

Siang itu saya tiba di Electrolux Indonesia jalan Abdul Muis no 34 Jakarta. Saat membuka pintu dan masuk ke dalamnya saya merasa heran melihat beberapa orang duduk menikmati minuman dan aneka cemilan di sebuah ruang yang dikelilingi mesin cuci dan mesin pengering. Tadinya saya kira itu hanya dekorasi atau sampel produk saja, tetapi setelah diamati lagi mesin-mesin itu sedang bekerja mencuci baju. Rupanya itu baju-baju kotor yang dibawa pelanggan untuk dicuci dengan mesin cuci Electrolux.

Sambil menunggu cucian selesai mereka bisa menikmati makanan dan minuman yang dibeli dari dapur Electrolux yang berada di sisi lain ruangan tersebut. Dapur terbuka yang menyediakan roti hangat serta makanan ringan lainnya yang langsung diracik dan dimasak disitu.

Melangkah lebih dalam saya langsung terpesona dengan sebuah dapur cantik dan lengkap ala Electrolux. Benar-benar dapur impian para ibu. Dapur cantik itu pun sangat fungsional. Bisa untuk acara kumpul komunitas, demo atau kelas memasak. Seperti yang saya dan teman-teman blogger lakukan siang itu.

Mencoba sebuah resep yang menggunakan bahan-bahan segar seperti mangga, santan, gelatin dan madu. Membuat mango parfait yang gluten free dan lezat itu ternyata mudah. Cukup menggunakan mixer dan blender yang telah tersedia pada Electrolux Kitchen Machine EKM 3437.

Setelah jadi ditata dengan cantik menggugah selera, rasanyapun enak. Yups, bikinnya mudah hasilnya maksimal tentu poin penting bagi ibu untuk menyiapkan hidangan bagi keluarga.

 Electrolux Kitchen Machine EKM 3437

 Electrolux Kitchen Machine EKM 3437
 Electrolux Kitchen Machine EKM 3437


Saat diperkenalkan saya sudah penasaran dengan aneka fungsi yang menempel pada sebuah Mixer. Beberapa asesoris tergelatak di dekat alat terebut, rupanya itu adalah grinder untuk menggiling daging dan alat pembuat salad. Sementara alat lain yang bisa digunakan secara bersamaan dengan mixer adalah blender.


Nah, bingung kan bagaimana blender bisa digunakan bersamaan dengan mixer dalam satu alat yang menyatu? Yups, ternyata saat tutup di atas mixer dibuka kita bisa melihat adanya mesin untuk blender. Dan ajaibnya kedua alat tersebut dapat berjalan berbarengan seiring jalan seperti aku dan kamu…eeeaaaa…

Meski kedua mesin bekerja disaat bersamaan suaranya sama sekali tidak gaduh, halus dan getarannya teredam. Kitchen machine ini dilengkapi alat untuk merekatkan mesin dengan dasar meja sehingga saat bekerja mesin tidak bergeser atau berpindah-pindah tempat akibat guncangan dan perputaran.
1.       Mesin utama

Mesin yang berbentuk seperti mixer pada umumnya, namun dengan beberapa mesin tambahan yang menyatu.

2.       Gelas Blender
Gelas untuk meletakkan buah atau sayur yang ingin kita blender, dengan pisau yang tajam hingga mampu menghaluskan secara maksimal.

3.       Meat Grinder
Alat penggiling daging.

4.       Salad slicer dan Shredder
Alat pemotong sayur dan buah untuk salad.

5.       Beater Dough Hook
Pengaduk adonan roti.

6.       Whisked
Alat pengaduk, bisa untuk mengaduk krim atau telur.

7.       Bowl dan penutup
Mangkuk untuk meletakkan adonan yang akan diaduk.

Meskipun alat-alat tersebut dapat dijalankan secara bersamaan dalam satu waktu namun chef Laura yang mengajar cooking class kami hari itu tidak menyarankan menggiling daging secara bersamaan dengan saat mengaduk adonan kue, karena aroma daging dapat merusak kue yang sedang dibuat. Namun untuk blender dan mixer tidak ada masalah jika digunakan secara bersamaan justru sangat menghemat waktu dan kita tidak ribet dengan segala perlengkapan yang terpisah-pisah.

Dimana Membeli Electrolux Kitchen Machine EKM 3437


Alat praktis ini dapat di beli di Pricebook https://www.pricebook.co.id/.Pricebook. satu situs belanja online yang dapat dikunjungi kapanpun, menyediakan  produk berkualitas dan asli dengan harga yang sesuai. Nah, untuk produk-produk elctrolux yang paling lengkap bisa dilihat di sini  https://www.electrolux.co.id/

Membeli perlengkapan dapur adalah kegemaran koki rumah tangga seperti saya, yang harus dipertimbangkan tentu saja fungsi kemudian kekuatan dan teknologi pembuatannya. Untuk itu saya percaya dengan produk Electrolux karena sudah 100 tahun bergerak dalam bidang elektronik dan produknya pun sudah terbukti kualitasnya.

Salam,

Eka Murti

  salah satu situ  untuk penjualan barang-barang elektronik. Pricebook menawarkan layanan untuk pembelanjaan online dalam memilih produk, penjual, hingga harga yang tepat. 


DOMUS HUNTARA SOLUSI HUNIAN MANTAP TAHAN GEMPA


DOMUS HUNTARA SOLUSI HUNIAN MANTAP TAHAN GEMPA


DOMUS HUNTARA
Pekerja konstruksi Domus Huntara
telah bersertifikat


DOMUS Huntara atau hunian sementara bagi korban gempa merupakan varian dari produk unggulan PT. Tata Logam Lestari. Tata Logam sudah lama melakukan inovasi hunian melalui Domus, hunian permanen yang tahan gempa. Bangunan dengan rangka baja ringan ini bisa dibangun hanya dalam waktu 5 (lima) hari saja.

Sistem pendukung untuk Domus pun telah terbangun dengan baik selama bertahun-tahun, selain ketersediaan material dengan kualitas terbaik juga tenaga konstruksi yang telah melalui berbagai pelatihan yang tersertifikasi sebelum diterjunkan sebagai tenaga ahli konstruksi Domus. Tenaga konstruksi Domus telah tersebar di seluruh Indonesia.

Sertifikasi tenaga konstruksi Domus ini penting agar pendirian Domus dimanapun sesuai standar yang telah di tetapkan. Semakin tinggi minat masyarakat pada Domus semakin banyak pula tenaga kosntruksi yang dibutuhkan, maka Domus masih terus melakukan pelatihan dan sertifikasi keahlian.

DOMUS Huntara Solusi Jitu bagi Korban Gempa

CEO Tata Logam Lestari
Vice President PT. Tata Logam Lestari Stephanus Koeswandi

Domus mendapat tantangan dari menteri perumahan Basuki Hadimuljono untuk menyediakan Huntara atau hunian sementara bagi para pengungsi korban gempa. Huntara yang kuat dan tahan gempa serta nyaman untuk ditinggali adalah syarat yang diinginkan oleh bapak menteri. Selain itu juga agar setelah kondisi memungkinkan penyediaan hunian tetap bagi korban gempa dapat segera terlaksana dengan cepat. Maka dibutuhkan huntara yang siap dialih fungsikan menjadi huntap dengan konsep berkelanjutan. Mengingat aspek-aspek Domus sudah mememenuhi syarat, maka tantangan tersebut disambut PT. Tata Logam Lestari dengan gembira.

Rangka baja ringan yang kuat, mudah dirangkai dan cepat membuat Domus flexible untuk dibangun dimanapun selama kontur tanahnya memungkinkan.  Sebelum mendirikan Domus harus dilakukan survey kelayakan agar bangunan yang berdiri benar-benar aman untuk ditinggali.

Kelebihan Domus Huntara

Sebagai hunian sementara bagi pengungsi maka syarat utama adalah bangunan harus aman bagi penghuni. Domus memilik beberapa kelebihan sebagai hunian sementara dibanding jenis hunian lain seperti tenda atau bangunan nonpermanen lainnya.

Domus Baja Ringan
Contoh kolom Baja Ringan pada Domus


KUAT


Ragka bangunanan, kolom praktis dan rangka atap menggunakan Baja Ringan dari PT. Tata Logam Lestari, produsen baja ringan terbesar dan telah memiliki pengalaman puluhan tahun dengan reputasi terbaik di Indonesia. Dikombinasikan dengan genteng metas dari SiMANTAP membuat bangunan ini kuat.





Hanya 5 hari jadi rumah permanen
Cepat


Proses pengerjaan Domus telah melaluiperencanaan matang. Penentuan bahan, pengadaan material, tahap perakitan dan pemasangan, pembagian kerja tukang sesuai dengan keahliannya. Semua dilakukan dengan menejemen waktu yang terukur dan sistematis. Sehingga penyediaan hunian sementara bagi para pengungsi bisa disediakan hanya dalam tempo 2 (dua) hari saja.

Flexibel

Domus Huntara
Contoh Domus Huntara pada event Konstruksi Indonesia

Sebagai hunian sementara dengan rangka baja ringan untuk penutup sisi-sisi pengganti dinding dapat digunakan berbagai bahan yang tersedia dan mudah di dapatkan seperti terpal, plastik, bilik bambu, panel, gypsum dan lain sebagainya.

Besar atau ukuran luas Domus Huntara dapat disesuaikan dengan luas tanah serta kesesuaian dengan material lainnya. Dapat dibangun di lahan sempit atau luas sehingga sangat flexible dan memudahkan untuk dibangun di lokasi bencana sekalipun.

Selain itu Domus Huntara bisa dibangun dalam berbagai bentuk sesuai kebutuhan, seperti bentuk satu atap dan rangka panjang lalu dibagi per kolom dengan pemisah dinding. Dengan demikian pengungsi bisa memiliki ruang privasi, tidak seeprti tenda yang ukurannya telah ditentukan dari pabrik.

Domus Huntara menjadi Huntap


Domus hunian sementara dapat berubah fungsi menjadi hunian tetap saat sudah tidak diperlukan lagi. Dengan demikian ada lagi keunggulanlain Domus Huntara sebagai  hunian tetap.

Hemat

Selain hemat biaya karena dapat meminimalisir bahan sisa yang terbuang, huntara ini bisa dipindah dengan mudah dan dijadikan hunian tetap dengan penambahan beberapa fungsi pendukung seperti dinding serta kelengkapan sebuah rumah permanen.

Dari sisi biaya,Domus huntara yang tak lagi digunakan tidak serta merta menjadi barang rongsok atau onggokan tak berguna. Rangka Domus huntara dapat dipindah kelokasi lain yang diinginkan untuk mendirikan hunian tetap. Dengan demikian biaya pembangunan dapat ditekan semaksimal mungkin.

Selain hemat biaya Domus hunian permanen juga hemat waktu, huntara dapat dibangun dalam waktu 2 (dua) hari. Dengan 4 (empat) orang tukang terlatih (Metalman), proses penyiapan lahan, perakitan, pembangunan hingga penyelesaian rumah permanen tipe 21 hanya membutuhkan waktu 5 (lima) hari saja.

INDAH

Meski awalnya berasal dari Domus huntara namun saat telah menjelma menjadi hunian tetap bangunan ini tetap terlihat indah. Hasil pekerjaan dengan sentuhan artistic menghasilkan hunian indah yang memuaskan konsumen. Hunian tetap yang indah dan kuat tahan gempa adalah solusi bagi daerah rawan bencana gempa bumi.


Meski dibangun hanya dalam 5 hari rumah permanen Domus tetap Indah


Domus untuk Palu

Saat ini telah dikirim 60 unit Domus Huntara ke Palu beserta tenaga ahli yang akan membangunnya disana. Domus untuk Palu adalah salah satu kontribusi PT. Tata Logam Lestari dalam menyediakan hunian sementara yanag aman dan nyaman bagi para pengungsi.

Tim Blomil bersama Bapak.Stephanus Koeswandi

Salam


Eka Murti


TPK KOJA RIWAYATMU KINI (BAGIAN 2)


TPK KOJA RIWAYATMU KINI (BAGIAN 2)

TPK Koja
sumber: TPK Koja

Menyaksikan posisi Terminal Peti Kemas Koja yang kini menjadi agunan Global bond membuat miris. Potensi besar ekonomi di teluk Jakarta itu kini dalam keadaan carut marut, seharusnya TPK Koja bisa berkembang bersama JICT dalam kendali anak bangsa. Namun fakta berkata lain.


Global Bond yang Merugikan Negara

Global bond adalah obligasi internasional atau surat utang negara yang diterbitkan oleh suatu negara dalam valuta asing. Berbeda dengan utang-utang resmi (pinjaman pemerintah dari negara-negara donor), global bond tidak mengikat seperti  pinjaman resmi dimana alokasi penggunaannya sudah ditentukan. (www.wikipedia.com)

Pelindo II menerbitkan Global Bond sebesar USD 1.6 miliar pada Mei 2015. Global Bond tidak boleh dibeli di dalam negeri, Selain itu yang menjadi jaminan adalah TPK Koja, meski masa kontrak seharusnya telah berakhir namun karena adanya global bond ini maka kontrak harus diperpanjang.

Global bond yang telah terbit saat ini dananya justru tak jelas penggunaannya. Semula diniatkan untuk membangun Tanjung Carat, Kijing dan Sorot. Namun pembangunan di berhenti alias mangkrak, tak ada kelanjutannya. Sementara sisa dana sebanyak 50% dideposito sebagai dana menganggur dengan bunga yang jauh lebih kecil dibanding bunga global bond yang dibayarkan.

Melihat skema tersebut saja sudah jelas penerbitan global bond telah merugikan negara yang harus menanggung beban hutang dan bunga. Terlebih dengan adanya janiman TPK Koja sehingga kita tak memiliki kekuasaan dalam pengelolaan industri peti kemas di sana. Artinya hasil dari operasional TPK Koja akan masuk ke kantung investor.

Perihal perpanjangan kontrak TPK Koja dapat dilihat pada artikel berkut: 



TPK Koja
sumber: TPK Koja

TPK Koja
sumber: TPK Koja

Kerugian negara minimal USD 39.79 juta atau sekitar Rp. 539,03 miliar, dihitung dari selisih pendapatan bunga deposito atas masa menganggur sejak mei 2015 hingga Desember 2017. Sedangkan untuk global bond yang dikeluarkan Pelindo II dikenakan beban bunga Rp. 1,2 trilyun per tahun atau bekisar Rp. 100-150 miliar per bulannya. Kerugian tersebut diungkapkan dalam laporan hasil investigasi BPK.

Akibat tertundanya pengoperasian terminal kali baru hingga rencana pemasukkan pun tertunda maka terindikasi Pelindo II tidak dapat membayar global bond tersebut. JICT dan TPK Koja dijadikan jaminan berada dalam bahaya. Selain itu juga adanya conflict of interest pada penerbitan global bond karena pemberi utang, negosiator dan arranger adalah pihak yang sama yaitu Deutsche Bank.

Penunjukkan Deutsche Bank Hongkong sebagai financial advisor juga diluar prosedur yang seharusnya, sehingga kerugian semakin membesar karena kredibilitas DB dipertanyakan dengan adanya konflik kepentingan tersebut. Tentu saja yang mendapat keuntungan adalah pihak pemeberi global bond selain mendapat pembayaran bunga yang besar juga mendapat jaminan asset yang dinilai terlalu rendah oleh DB. Sementara penerbitan global bond sendiri tidak jelas fungsinya. Terbukti justru menjadi beban bagi Pelindo II.

Terminal Kalibaru


Terminal kalibaru terkait juga dengan kasus JICT dan TPK Koja. Karena pengahsilan dari terminal kalibarulah yang diharapkan dapat menutup pembayaran global bond. Namun dalam kenyataannya hal ini tidak terjadi. Justru sebaliknya dalam proses pembangunannya telah terjadi penyimpangan yang menyebabkan indikasi kerugian negara sebesar sekitar Rp 1.032 triliun.

Pembangunan terminal kalibaru juga gagal struktur. Konsensi diberikan kepada PSA dan Mitsui untuk jangka waktu 90 tahun, namun penggunaan struktur hanya selama 20 tahun. Kondisi ini diperparah dengan tidak didapatannya deviden bagi Pelindo selama 20 tahun pertama dan baru mendapat pembayaran jika okupasi terminal mencapai 70%. Pertumbuhan industri petikemas tidak sebanding dengan target pencapaian tersebut. Maka terlihat jelas bahwa pengahsilan yang diharapkan dari terminal kalibaru hanya angan-angan kosong sampai waktu yang tidak dapat ditentukan.


Gurita Permasalahan


Gurita permasalahn Pelindo II dengan terminal-terminalnya yaitu JICT, TPK Koja dan kali baru yang terletak di Tanjung Priok ini jelas membutuhkan penanganan yang serius dari pemerintah. Asset nasional yang menjadi taruhnya jika kita hanya berdiam diri dan tidak bergerak. BPK yang masih terus melaksanakan audit investigasi khusunya untuk terminal kali baru diharapkan mendapat hasil yang dapat membuka mata seluruh rakyak Indonesia akan pentingnya untuk menuntaskan pembenahan BUMN yang menangani pelabuhan di Indonesia. Serta adanya penegakkan hukum untuk menuntaskan kasus-kasus yang merugikan negara.


Salam

Eka Murti


ME TIME “KEKUNOAN” ALA EMAK BLOGGER


ME TIME “KEKUNOAN” ALA EMAK BLOGGER


Me Time: Museum Nasiona
Halaman depan Museum Nasional gedung baru

Me Time itu penting untuk setiap wanita yang sehari-harinya sudah sibuk bergelut dengan berbagai aktifitas. Sebagai seorang emak-emak yang saat ini juga sibuk dengan kegiatan sebagai blogger, waktu untuk diri sendiri merupakan saat yang berharga. Menikmati satu hari menjadi diri sendiri tanpa embel-embel tugas dan kewajiban adalah sebuah hal yang sangat saya nantikan.

Me Time Ngapain aja?

Ada beberapa pilihan Me Time yang sangat saya sukai seperti membaca buku, berkumpul bersama teman-teman, berkomunitas atau mengikuti kursus singkat berbagai macam ketrampilan maupun kelas pengembangan diri.

Kali ini saya memutuskan untuk berlibur, seorang diri tentu saja. Liburan tipis-tipis, masih di seputar Jakarta saja. Maka, pada suatu hari Minggu kuturut ayah ke kota… Ups, buka ke kota deh, tapi ke Museum Nasional.  Saya sangat menyukai sejarah masa lalu dan kisah-kisah dibaliknya. Entah kisah nyata yang tercatat dalam berbagai dokumen, ataupun kisah yang telah menjadi legenda. Lalu, apakah akan menjadi sebuah legenda wisata? Aish, bukan nama perumahan lho, ya tapi demikianlah adanya.

Jujur, saya tidak tahu apa yang dilakukan orang lain di museum selain melihat koleksi-koleksinya. Karena ini adalah waktu pribadi, maka saya putuskan melakukan apapun yang terbetik dalam pikiran saat sesampainya di tempat tujuan. Saya pergi tanpa rencana tapi dengan persiapan. Bagaimanapun juga saya terbiasa melakukan sesuatu dengan persiapan, seperti membawa bekal serta tongsis dan pernik-pernik lain yang sekiranya akan dibutuhkan nanti. Tidak bisa benar-benar spontan memang, karena saya tahu di sana sulit mencari makanan. Yah, setidaknya untuk saya yang pemalas ini, daripada repot mencari-cari makanan saat lapar lebih baik membawa bekal.


Menonton Drama Sejarah


Me time: Berfoto bersama pemeran Deendels
Berpose bersama pemeran Deendels

Saat itu di museum nasional sedang diadakan beberapa kegiatan yang ternyata telah menjadi agenda rutin. Salah satunya adalah “Akhir Pekan di Museum”, sebuah platform memperkenalkan sejarah melalui pentas drama. Drama yang dipentaskan oleh theater Koma ini menceritakan kisah tentang Gubernur Jenderal Herman Willem Deendels saat membangun jalan raya pos. Jalan yang terbentang antara Anyer sampai Panarukan itu telah menyebabkan banyak korban rakyat pribumi. Rakyat yang gagal memenuhi tenggat atau harapannya langsung dihukum pancung.

Kisah sejarah yang kelam dipentaskan dengan ringan dan penuh humor namun tetap sesuai dengan fakta sejarah, ternyata disukai anak-anak. Memang target penontonya adalah anak-anak, namun bagi saya, menyaksikan pentas ini adalah hiburan yang menyenangkan. Menyegarkan ingatan akan sejarah panjang bangsa Indonesia yang  pernah berada pada masa pahit dalam kekuasaan penjajah.

Kerena menonton seorang diri, maka bisa sesuka hati memutuskan sampai kapan berada disitu. Tidak ada nada protes atau memaksa ingin ke tempat lain, jadi saya bertahan sampai akhir. Me Time kali ini, meski bebas tapi di kepala saya sudah terencana satu atau dua artikel yang akan saya tulis di blog (Emak Blogger emang gitu…hehehehe). Foto-foto dokumentasi otomatis saya kumpulkan termasuk menyempatkan diri berfoto bersama pemain

Selfi Bersama Artefak


Me Time: Selfie with statues
Ber"selfie" ria bersama arca

Setelah berfoto ria bersama pemain drama, saya pun berfoto bersama artefak. Merekalah alasan saya berada di sana sejak awal. Ada bebrapa foto yang saya minta tolong orang lain untuk mengambilkan jika posisinya tidak memungkinkan untuk swafoto. Namun seringnya saya menggunakan tongsis untuk mengambil gambar.

Keasyikan saya ber-selfi sering diinterupsi orang-orang yang meminta tolong saya mengambilkan gambar untuk mereka. Karena saya orang yang baik hati, maka saya bebrapa kali menjadi tukang foto bagi turis lokal maupun internasional. Beberapa turis internasional bahkan mengajak saya bercakap-cakap seputar koleksi museum.

Kontemplasi


Me Time: Kontemplasi
Me time: duduk sendirian di antara arca- kontemplasi

Apa saya terganggu dengan pandangan penuh tanya pengunjung lain saat sedang duduk selonjoran di dekat tiang sambil memandang taman dengan tatapan hampa? Oh, tentu tidak. Ketika asyik dengan pikiran-pikiran dalam kepala, saya tidak peduli dengan orang lain. Lagipula ini adalah salah satu tujuan Me Time. Memiliki waktu untuk diri sendiri, memikirkan berbagai hal, dan melakukan kontemplasi.

Berbagai ide maupun cuplikan-cuplikan beberapa situasi dan masalah bermunculan. Saya hanya berdiam diri dan berusaha mendengarkannya. Mencoba melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Perbedaan persepsi itu ternyata berguna bagi kesehatan mental saya. Beberapa masalah yang awalnya memberatkan pikiran dan membebani perasaan tiba-tiba terlihat lebih sederhana. Perasaan sedih, marah dan bingung yang awalnya saya rasakan sekarang berganti kelegaan. Rupanya kita memang perlu memisahkan diri dari masalah supaya memiliki pandangan yang lebih luas.

Berkhayal Sesuka Hati


Me Time: Berkhayal sesuka hati
Me Time: Berkhayal sesuka hati

Memandang artefak beberapa arca di Museum Nasional, membuat saya membayangkan tangan manusia di zaman yang terentang ratusan tahun lalu saat memahat patung-patung itu. Khayalan saya melayang ke sebuah masa yang entah kapan. Lalu saya membayangkan konflik apa yang di alami oleh si pembuat patung jika sang pemesan patung adalah orang berkuasa yang tidak puas? Hmmm.. ataukah dia mempersembahkan patung-patung itu sebagai hadiah bagi kekasih hatinya?

Berkhayal sambil duduk di lantai memandangi patung batu memancing beberapa pengunjung melirik atau bahkan menengok ke arah saya. Meski ini Me Time, tapi di museum saat itu sedang ramai jadi saya tidak benar-benar sendirian. padahal jelas-jelas saya sedang dalam mode tidak ingin diganggu,  masih saja ada pengunjung yang bertanya ini itu , seperti bertanya tentang lokasi beberapa koleksi yang mereka cari, lokasi toilet, bahkan ada yang bertanya tempat membeli makanan karena saat itu memang sudah waktunya makan siang. Kadang sering timbul pertanyaan apakah di dahi ini ada tulisan "informasi" hingga membuat orang datang dan bertanya?

Khayalan tak bisa terlalu panjang, hanya sebatas sebuah cerpen saja belum menjadi novel, karena saya pun merasakan lapar juga. Akhirnya saya beranjak dan meningalkan tempat koleksi arca menuju ke ruang umum atau lobby museum untuk mengambil tas yang dititipkan dan menikmati bekal makan siang, sendirian. Beberapa mata menatap penuh tanya. Barangkali sedang berpikir, kenapa ada emak-emak duduk di pojokan dan makan sendirian di museum sebesar itu? 

Bergembira secara Sederhana

Saat duduk di lobby dan menikmati makan siang saya bertemu dengan beberapa orang yang juga sedang duduk beristirahat. Awalnya hanya senyuman lalu akhirnya terjadi sebuah pembicaraan. Hanya pembicaraan sederhana tapi menyenangkan.

Kebetulan juga saat itu sedang digelar acara bertema permainan tradisional, saya terlibat dalam sebuah permainan adu dam das. Sebuah pertandingan yang lucu dan seru dan saya berhasil memenangkan pertandingan tersebut. Sebagia #Emak2penggemargoodiebag tentu saja saya merasa riang gembira mendapatkan hadiah yang tak disangka.

Kemudian ada hal aneh terjadi. Ya, saya yang tadinya hanya iseng saja ikut-ikutan acara tersebut justru menjadi salah satu peserta pertandingan tarik tambang. Saya bergabung bersama tim ibu-ibu pengunjung yang sedang mengantar anaknya plesiran. Tim kami kalah, badan pun remuk redam, tapi hati bahagia.

Setelah lelah seharian bertualang di museum, saya memutuskan untuk mengakhirinya. Me Time kali ini berakhir dengan hari gembira dan otot yang pegal. Me Time berikutnya kemana ya asyiknya? Pikirkan nanti sajalah, sekarang saya harus pulang kembali kepada keluarga tercinta dan bersiap menghadapi rutinitas dengan energi terbarukan. Me Time 'kekunoan" ala emak blogger telah berhasil melepas penat dan menumbuhkan semangat baru menyambut hari esok. Semangat, yes!

Me Time: Bersama Presiden Jowoki
Ketemu Pak  Jokowi


Salam

Eka Murti