Explore Our Content Collection!

Browse through our gallery of expertly-crafted content to find the perfect one for your inspiring.

True Money memperluas jaringan demi manjakan konsumen


True Money memperluas jaringan demi manjakan konsumen

Kerja sama True Money dan Otto Pay

True money adalah produk layanan keuangan digital yang dikeluarkan oleh PT Witami Mandiri. True Money menyediakan kemudahan bertransaksi secara digital sepeeti top up saldo, pembayaran tagihan, pembelian di mechant yang telah bekerjasama serta transfer dana.

Transfer dana ini adalah layanan unggulan dari True Money yang bukan saja melayani konsumen di wilayah Indonesia namun juga sampai ke luar negeri. Seperti Kamboja, Vietnam, Malaysia dan Thailand. Bahkan di Thailand True Money merupakan tiga besar uang digital yang digunakan.
Ini artinya kepercayaan konsumen di luar negeri pun sudah sangat meluas. Di Indonesia pelayanan true Money sudah terlegalisasi dengan izin dari bank Indonesia untuk menyelenggarakan e-money dan transfer dana.

Transfer dana sendiri merupakan sarana usaha bagi UMKM yang menjadi agen True Money selain aneka pembayaran. Di Indonesia masih banyak warga yang belum memiliki rekening bank sehingga dengan proragm ini siapapun bisa mengirim uang dan menerimanya dalam waktu singkat serta mencairkan dana tersebut di mechant yang telah ditunjuk.

Selain menggunakan kode transefer juga dapat dilakukan pada rekening bank di Indonesia dan negara-negara lain yang telah tercover.

Digital Money di Indonesia


Berkembangnya digital money di Indonesia membuat True Money ingin memperluas jaringan demi memanjakan konsumen yang telah memberi kepercayaan. Dengan semakin banyak merchant yang bekerja sama maka konsumen dapat melakukan transaksi di lebih banyak tempat dan lebih banyak pilihan.

Kerja sama atau kolaborasi ini dilakukan oleh True Money dengan Otto Pay. Otto Pay adalah penyelenggara pemrosesan pembayaran yang memungkinkan pedagang (merchant) untuk menerima transaksi pembayaran dari pengguna uang elektronik. Pembayaran dilakukan dengan QR code scan, atau scan kode QR yang ditempel oleh PT Reksa Transaksi Sukses Makmur di merchant-merchant yang telah terdaftar. Pemilik dompet elektronik, nasabah bank maupun pengguna kartu kredit dapat memanfaatkan fasilitas ini dimanapun.

Keuntungan Kerja Sama True Money dengan Otto Pay

Kerja sama True Money dan Otto Pay

Kerja sama antara True Money dengan Otto Pay sangat bermanfaat baik bagi ke dua perusahaan dan juga konsumen. Pengguna True money semakin dimanjakan dengan perluasan merchant yang bekerja sama. Sehingga pembelanjaan dengan kode QR Otto Pay mempermudah akses pembayaran baik pada UMKM maupun pembelanjaan e-commerse. Cukup dengan membuka aplikasi True Money, lakukan pembelanjaan dan scan QR code untuk pembayaran maka transaksi pun selesai. Semudah dan secepat itu.

Bagi Otto Pay sendiri kerjasama ini juga berarti memperluas jaringan konsumen pengguna kode QR mereka. Selain memanjakan konsumen kerjasama ini juga sangat bermanfaat bagi merchant khususnya UMKM akan memiliki jaringan pelanggan yang bertambah banyak. Kesempatan memperluas pasar juga terbuka lebar bagi merchant yang telah terdaftar sebagai bagian dari Otto Pay.

Kemudahan akses dan perluasan pasar ini diharapkan semakin menarik minat pengguna aplikasi True Money. Tentu saja peluang pasar yang besar ini pun akan berdampak semakin banyak merchant yang akan turut bergabung dan merasakan manfaat peluang yang tersedia.

Dengan fasilitas selengkap itu dalam satu aplikasi True Money, tak heran jika pengguna akan dimanjakan dengan pelayanan keuangan dan pilihan merchant yang beragam dalam bertransaksi. Dunia keuangan digital di Indonesia ke depan akan diramaikan dengan pelayanan yang memanjakan konsumen, seperti yang telah dilakukan oleh True Money dan Otto Pay dengan kerjasama yang ditandatangani pada hari Rabu 26 Maret 2019 lalu.

Kecepatan, kemudahan dan legalitas adalah tiga hal penting yang menjadi pokok utama penyelenggara jasa keuangan digital di Indonesia. Konsumen bukan hanya butuh dimanjakan dengan berbagai fasilitas namun juga dilindungi secara hukum.


Salam,

Eka Murti

IFW2019 MOUZA THE ARMOURY: KELEMBUTAN DAN KEKUATAN SEORANG PEREMPUAN


IFW2019 MOUZA THE ARMOURY: KELEMBUTAN DAN KEKUATAN SEORANG PEREMPUAN

THE ARMOURY BY DINI FITRIYAH

The Armoury atau gudang senjata adalah tema yang diusung Dini Fitriyah dalam Indonesia Fashion Week 2019. Inspirasi yang hadir dari situasi perang di belahan dunia lain dimana perempuan muslimah turut terlibat di dalamnya. Kelembutan dan kekuatan adalah dua sisi pada satu koin bernama perempuan.  

Koleksi The Armoury

THE ARMOURY BY DINI FITRIYAH

Sisi feminin dalam sosok muslimah tak lantas hilang saat seorang muslimah menyandang senjata dan siap bertempur sekalipun.  Garis potongan yang tegas dengan bentuh A serta H line pada gamis yang menjadi ciri khas Mouza, diaplikasikan menggunakan bahan Twill Drill Sergio dengan pattern hijau, army dan coklat kombinasi motif tentara. Ditambah asesoris emblem serta lambang-lambang ketentaraan internasional, tak lupa perpaduan ring, rantai peterband semakin memunculkan sisi lain seorang muslimah yang berani, mandiri namun juga elegan dan berkelas.

Garis-garis tegas menampakan kekuatan pada sosok feminism muslimah. Menonjolkan sisi kemandirian, keberanian dan kebebasan dalam menentukan pilihan profesi serta tetap dalam batasan syariat yang dianjurkan dalam islam menjadi ciri khas yang diwujudkan dalam 9 outfit pada fashion show hari pertama di Planerry Hall, JCC Jakarta.

THE ARMOURY BY DINI FITRIYAH

THE ARMOURY BY DINI FITRIYAH

Mengenakan gamis tak lantas membuat seorang wanita nampak lemah dan rapuh, itulah yang selalu menjadi kekuatan dalam desain-desain gamis oleh Dini Fitriyah yang mengusung merk Mouza dalam produksinya.

Indonesia Fashion Week 2019 berlangsung pada 27-31 Maret 2019, merupakan ajang tahunan yang digelar oleh APPMI (Asisiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia). Tahun ini tema besar yang diusung adalah Cultural Values. Venue di area lobby dirancang dengan maneukin-maneukin yang mengenakan kain-kain serta tenun nusantara, khususnya Kalimantan. Dengan hutan tropis yang mengelilingi serta orang utan sebagai simbol pelestarian alam Indonesia.

Kekuatan Seorang Muslimah

THE ARMOURY BY DINI FITRIYAH

Meskipun mengenakan gamis, namun ruang gerak yang dibutuhkan seorang tentara wanita samasekali tidak terhalang. Justru membuat dua sisi kelembutan dan kekuatan menyatu dalam outfit yang dikenakan. Gagah berani menuju medan perang.

Sebagai perempuan yang cenderung tomboy, saya sangat menyukai koleksi The Armoury ini. Gamis model A membuat langkah leluasa bergerak bahkan melompat dan berlari. Hidup di Jakarta yang kemana-mana menggunakan kendaraan umum seperti bus Trans Jakarta atau Commuter Line membutuhkan pakaian yang nyaman dan mengakomodasi gerak yang tangkas.

Pengguna transportasi umum seperti saya tentu juga merasa seperti berada di medan perang saat harus bergegas menyebrangi jembatan penyebrangan untuk mengejar bus saat transit. Berdesakan di kereta dalam perjalanan menuju ke tempat kerja atau pulang ke rumah. Model-model gamis The Armoury membuat penggunanya akan merasa gagah berani dan tentu saja tetap nyaman.
Jujur saja, saat melihat barisan “tentara” Dini Fitriyah ini saya langsung memilih-milih mana yang ingin saya coba. Pasti keren sekali kalau memakainya ke sebuah acara apalagi dipadupadankan dengan sepatu boot. Hmmm…

 DINI FITRIYAH ke dua dari kiri 

Dalam acara jumpa pers setelah peragaan busana digelar, Dini Fitriyah menyatakan mempersiapkan ke Armoury dalam waktu satu bulan. Ini juga merupakan ciri khas Dini yang seringkali muncul ide-ide disaat tak terduga dan langsung mengeksekusinya dalam waktu singkat. Karena inspirasi sering muncul dan berubah-ubah. Itulah sebabnya untuk tahun depan Dini menyatakan belum memiliki gambaran tema apa yang akan diusungnya. Seiring waktu berjalan ide bisa saja berubah dan bertambah.

IFW 2018 lalu Dini Fitriyah pertama kali mengikuti ajang ini dengan menggelar koleksinya yang juga dipersiapkan dalam waktu singkat. https://www.jagatmaheswari.com/2018/04/dini-fitriyah-pernah-bangkrut-kini.html

Namun yang pasti, Sejak peragaan busana tahun lalu yang diikutinya pertama kali Dini selalu konsisten dengan Gamis yang seusai syariat namun tidak terlalu feminim, ini sesuai dengan kepribadiannya yang dinamis. Tentu saja juga sesuai dengan minat penggemar Mouza karena produksinya selama ini selalu diminati dan diserap pasar dengan cepat.
Dini berharap, perempuan Indonesia tidak membatasi diri dalam pilihan berpakaian akibat tuntutan pekerjaan.

Salam,

Eka Murti


PERAN PUSTAKAWAN DALAM MEWUJUDKAN PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL


PERAN PUSTAKAWAN DALAM MEWUJUDKAN PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL


Perpustakaan sejak dahulu telah menjadi fondasi dalam penyebaran ilmu pengetahuan yang dapat menjangkau masyarakat secara luas. Beberapa dekade lalu mungkin terkesan perpustakaan sebagai lembaga eksklusif kaum terpelajar. Sejatinya justru perpustakaan berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Meningkatkan angka melek alfabet bagi masyarakat yang belum terjangkau program pemberantasan buta huruf secara masiv.

Dengan fokus utama pada mendekatkan serta menjadikan perpustakaan sebagai salah satu pilar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka perpustakaan sudah selayaknya menjadi lembaga yang berbasis inklusi sosial.


RAKORNAS BIDANG PERPUSTAKAAN TAHUN 2019


Rakornas Bidang Perpustakaan tahun 2019 digelar dengan tema besar ” Peran pustakawan dalam mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat” di Hotel Bidakara, Jakarta 13- 16 Maret 2019.

Perhelatan Nasional ini merupakan penyatuan visi dan misi pustakawan seluruh Indonesia dalam menjalankan program-program pemerintah dalam bidang perpustakaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Inklusi Sosial bermakna sebagai sebuah pendekatan untuk mengembangkan sebuah lingkungan yang terbuka dan melibatkan semua orang dari berbagai latar belakang (budaya, agama, karakteristik, dan lain sebagainya). 

Semua orang memiliki hak dan melaksanakan kewajiban secara setara. Maka Inklusi sosial adalah lingkungan sosial yang ramah dan meniadakan hambatan karena semua stakeholder yang terlibat saling menghargai perbedaan.

Seperti yang dipaparkan oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Prioritas Nasional1: Pembangunan Manusia Melalui Pengurangan Kemiskinan dan Peningkatan Pelayanan Dasar. Terdapat 9 kegiatan Prioritas Nasional dengan jumlah anggaran Rp. 338.005.400.000 di 34 Propinsi di Indonesia.

Melawan kemiskinan dengan literasi informasi.

Melawan kemiskinan dengan lietarasi informasi


Penyebab:

1.    Keadaan  materi seseorang dan kemampuan akses informasi terkait TIK.
2.    Tak tersedianya informasi yang berkualitas dan kurangnya akses yang dibutuhan.
Ketidakmampuan orang dalam mendapatkan informasi yang berguna akibat pendidikan, pengalaman dan kontekstual


Solusi:

1.    Peningkatan akses informasi.
2.    Penguatan infrastruktur informasi.
Penguatan konteks  informasi bagi individu.


Hasil yang diharapkan adalah terciptanya keadilan informasi dan peningkatan literasi informasi yang akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Pemaparan ini selaras dengan Kebijakan memperkuat budaya literasi dan perpustakaan dalam RT RPJMN 2020-2024 yang disampaikan oleh kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional .

Visi dan misi pembangunan dalam RPJPN menjadi landasan untuk mencapai tujuan dari RPJMN IV tahun 2020-2024, yang fokus untuk mewujudkan masyarakat Indonesia berpenghasilan menengah-atas yang sejahtera, adil, dan berkesinambungan melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang, dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah, yang didukung oleh SDM berkualitas dan berdaya saing.

Selain itu, tujuan RPJMN IV tahun 2020 – 2024 telah sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), dimana sebagian besar dari tujuan global telah tercermin dalam agenda nasional.
Dukungan Legislasi

Mengingat pentingnya Literasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, maka Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menjadikan penguatan literasi dalam kebijakan pendidikan nasional sebagai fondasi dalam menciptakan sumberdaya manusia yang memiliki daya saing di masa datang. Dalam era informasi yang semakin mudah terjangkau, diharapkan memiliki efek positif dalam meningkatnya kualitas pemahaman literasi pada generasi muda.

Gerakan Literasi Nasional



Kecakapan yang dibutuhkan pada abad 21 adalah:
  1. Karakter, kemampuan beradaptasi pada lingkungan yang dinamis
  2. Literasi kemampuan menerapkan kecakapan dasar sehari-hari.
  3. Kopetensi, kemampuan memecahkan masalah sehari-hari
Tiga kecakapan tersebut merupakan fondasi yang kuat bagi sumber daya manusia Indonesia untuk dapat bersaing dalam industri global, serta menempatkan Indonesia sebagai negara dengan masyarakat yang makmur.


Gerakan Literasi Nasional (GLN) meliputi tiga pilar: keluarga, sekolah dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama ketua komisi X DPRRI DR. IR. Djoko Udjianto, MM mengatakan mendukung sepenuhnya program-program penguatan literasi dan menciptakan perpustakaan yang berbasis inklusi social melalui undang-undang yang mendukung kelancaran program maupun melalui persetujuan anggaran yang dibutuhkan.

Anggaran yang dibutuhkan dalam skala nasional untuk membangun sara dan prasarana peprustakaan berbasis inklusi memang tidak murah, namun hal itu menjadi penting mengingat peran perpustakaan dengan pustakawan sebagai ujung tombak pelaksana dalam menjalankan program yang berdampak bagi meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Hal ini menjadi krusial mengingat hasil kajian mengenai tingkat budaya baca menunjukkan Indonesia berada di kategori rendah dengan nilai rata-rata 52,92. (Perpusnas 2018). Sementara kajian mengenai tingkat budaya baca menunjukkan Indonesia berada di kategori rendah dengan nilai rata-rata 52,92. (Perpusnas 2018).

Tantangan

Tantangan dalam meningkatkan literasi masyarakat untuk kesejahteraan:
  • Meningkatkan kemerataan dan kualitas layanan perpustakaan dalam meningkatkan literasi masyarakat untuk kesejahteraan.
  • Meningkatkan kegemaran membaca guna membangun masyarakat berpengetahuan dan berkeahlian.
  • Mengembangkan repositori documenter (program/software) untuk diseminasi (menginformasikan pengetahuan) dan memajukan Iptek
  • Meningkatkan deposit dan preservasi bahan perpustakaan, serta kajian naskah Nusnatara untuk melestarikan khasanah bangsa.


Peran Pustakawan

Literasi Tingkatkan Produktifitas
Berdasarkan data dari OCLC (Online Computer Library Center) Lembaga jejaring Perpustakaan yang berbasis di Amerika Serikat  tahun 2018 menempatkan Indonesia menempati peringkat ke-2 dunia jumlah perpustakaan tertinggi. India menempati posisi pertama dengan jumlah 323,605 perpustakaan. Peringkat ke-3 Rusia 113,440 perpustakaan dan ke-4 China 105,831 perpustakaan.

Namun faktanya, baru 41% dari total penduduk Indonesia yang memanfaatkan Perpustakaan dengan tingkat kunjungan perpustakaan kurang dari 2% per hari dari jumlah penduduk. 

Oleh sebab itu pustakawan sebagai unjung tombak penggerak literasi diharapkan mampu menjadikan perpustakaan sebagai tempat masyarakat mencari informasi maupun mengembangkan potensi-potensi lainnya yang berdampak meningkatkan kemampuan dan kompetensi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat secara signifikan.

Mendekatkan diri serta memetakan kebutuhan masyarakat dan mengakomodasinya sebagai satu kesatuan dalam program perpustakaan. Karakteristik masing-masing daerah dengan keunikan dan kebutuhan yang spesifik harus menjadi perhatian, jangan sampai apa yang disediakan bukanlah apa yang dibutuhkan.

Misalnya sebuah desa nelayan akan berbeda pendekatan dengan desa berbasis pertanian. Pustakawan di masing-masing daerahlah yang memahami kekuatan lokal dan menjadikannya sebagai program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan ekonomi dan industri.

Sebuah peran dengan tanggung jawab yang sangat besar diemban oleh para pustakawan di seluruh Indonesia. Harapan ke depan tentunya masyarakat semakin dekat dan bersama dengan perpustakaan mampu menghsilkan sinergi bagi kesejahteraan masyarakat.

Salam,

Eka Murti  

ALEENAHOZ BEAUTY: LOVE, CARE & SHARE


ALEENAHOZ BEAUTY: LOVE, CARE & SHARE

Aleenahoz Love, Care & Share

Pagi itu hujan deras mengguyur kawasan Kemayoran, Jakarta. Saya dan beberapa teman media berada di sebuah panti sosial yang dikelola oleh Pemda DKI Jakarta. Sebuah bangunan yang nampak seperti bangunan pemerintah lainnya, namun saat masuk kita akan menemukan berbagai ragam kisah pilu penghuninya.

Perempuan-perempuan yang berusaha untuk bangkit dan melanjutkan hidup. Beberapa adalah korban kekerasan dalam rumah tangga maupun korban kekerasan seksual. Namun saya melihat harapan terpancar dari mata perempuan-perempuan tangguh itu.

Hari itu mereka berkumpul di sebuah aula untuk mendapat pelatihan tentang spa khususnya pijat dari Aleenahoz Beauty yang berkantor pusat di wilayah Bulak Rantai, Jakarta Timur dan telah memiliki beberapa cabang di Jabodetabek.

Aleenahoz Beauty adalah sebuah “one stop beauty centre” yang berdiri sejak tahun 2013 serta memiliki tiga lini usaha: salon dan spa, mobile spa dan Beauty and Spa Academy. Saat ini pelanggan masih terfokus pada wanita saja, seperti lini mobile spa yang dikhususkan bagi wanita dan keluarganya di rumah. Sehingga meski tak sempat melakukan perawatan ke salon masih dapat melakukannya di rumah.

Love

Love your self- cintai dirimu. Penting bagi perempuan untuk bisa mencintai dirinya sendiri, dengan demikian akan tumbuh rasa percaya diri untuk menghadapi masalah apapun dalam hidup. Dengan mencintai diri sendiri kita pun mampu menumbuhkan rasa hormat pada diri sendiri.

Care


Care for others. Jangan melulu memikirkan diri sendiri. Jika kita telah memiliki rasa cinta dalam diri sendiri kita pun sudah seharusnya memperhatikan orang lain, lingkungan kita dari yang terkecil yaitu keluarga hingga lingkungan yang lebih luas.

Share


Share- berbagi. Apa yang kita miliki ada hak orang lain juga di dalamnya. Berbagi tak mengurangi nilai tapi justru menambahnya. Bukan hanya berbagai materi namun juga ilmu. Berbagi dengan hati agar sampai kepada penerima dengan baik dan bermanfaat.

LOVE, CARE & SHARE

Love, Care & Share

Dalam mengembangan usaha Aleenahoz bukan hanya mencari keuntungan belaka namun juga mengembalikannya dalam bentuk CSR kepada masnyarakat.  Karena usaha ini terfokus bagi perempuan maka CSR pun difokuskan bagi pengembangan dan pemberdayaan perempuan. Program tahunan kali ini melakukan pelatihan di Panti Sosial Perlindungan Bhakti Kasih. Beberapa orang terapis berpengalaman dari Aleenahoz dihadirkan khusus untuk memberi bimbingan pada peserta yang seluruhnya berjumlah tiga puluh orang.

Peserta menyimak dan mempraktikkan cara memijat yang benar

Peserta diberi bekal pengetahuan tentang pijat dan beberapa teknik dasar pijat. Bukan hanya sekadar teori namun juga langsung dipraktikan saat itu juga. Dengan antusiame tinggi peserta melakukan gerakan-gerakan seperti yang dicontohkan oleh terapis-terapis dari Aleenahoz. Acara berlangsung santai bahkan diselingi gurauan-gurauan yang mengundang tawa. Melihat wajah-wajah perempuan itu tersenyum hati saya terenyuh. Betapa keras kehidupan yang harus mereka hadapi. Tapi hidup terus berjalan, kita hanya harus terus melangkah satu demi satu. Jangan pernah menyerah.

Tindak Lanjut

Mbak Sasi & mbak Deta menyerahkan bingkisan yang diterima ibu Rietma

Jangan memberi ikan tapi berilah kail agar orang yang mendapat bantuan dapat mencari sendiri ikan yang dibutuhkannya. Namun Aleenahoz Beauty bukan hanya member kail atau dalam hal ini ketrampilan yang dibutuhkan namun juga sekaligus menyediakan kolamnya.

Beberapa peserta terpilih akan mendapatkan beasiswa untuk melakukan pelatihan lanjutan di Beauty and Spa Academy hingga dapat menjadi terapis di berbagai cabang Aleenahoz nantinya. Semakin banyak mitra yang bergabung maka semakin banyak pula kesempatan bagi terapis untuk mendapat pekerjaan.  Beauty and Spa bukan hanya bisa memijat saja memang, namun keseluruhan perawatan dari kepala sampai kaki, maka diperlukan keahlian khusus untuk menjadi terapis.

Kita bisa turut dalam program CSR dari Aleenahoz Beauty dengan membeli paket yang telah disediakan. Seperti yang dijelaskan oleh mbak Sasi (Direktur Pemasaran) dan mbak Deta (CEO), bahwa sebagian keuntungan akan digunakan untuk member bantuan modal bagi peserta pelatihan agar dapat bekerja mandiri, menerima pekerjaan melalui aplikasi yang telah bekerjasama dengan Aleena. Modal kerja tersebut adalah segala perlengkepan yang dibutuhkan dalam menjalani pekerjaan sebagai terapis pijat untuk home spa.

Dengan kemampuan memijat dasar ini mereka telah dapat menerima pekerjaan yang waktunya pun fleksibel. Dengan kemandirian ekonomi diharapkan perempuan-perempuan ini mampu untuk hidup di dunia nyata dengan mengandalkan kemampuannya sendiri. Tak lagi merasa tak berdaya menghadapi masa depan.

Yuk, rawat tubuh kita sekaligus berbagi dengan sesama dengan membeli paket pelayanan dari Aleenahoz Beauty (Instagram: Aleenahozbeauty). Tubuh, pikiran dan jiwa yang terpelihara akan membuat hidup kita semakin berkualitas. Feel good, do good!

Salam,

Eka Murti



Yogyakarta dan Kenangan Sepanjang Masa

Candi Prambanan (Doc. Pribadi)


Yogyakarta dan Kenangan Sepanjang Masa

Setiap kali mendengar nama Yogyakarta disebut makan kenangan-kenangan manis akan berkelebat dalam ingatan. Seperti sebuah etalase dengan pernak pernik cantik membuat senyum terkembang tanpa sadar. Ingatan manis akan menarik kita untuk kembali ke sana, ke tempat itu, ke waktu itu. Bukan hanya untuk mengulang kembali namun juga menciptakan kenangan baru.


Yogyakarta ibarat kota klasik yang romatis. Sebuah kota yang cocok untuk menciptakan kenangan manis. Bersama orang yang kita cintai tak perlu terbang jauh-jauh pergi ke Paris di Prancis. Menyusuri jalan Malioboro dengan aneka keramaian pedagang dan sajian kulinernya merupakan sebuah pengalaman unik yang menyenangkan. Saya lebih suka menyusurinya di sore hari saat panas matahari tak terlalu terik. Senja dengan semburat jinggamenjadi latar belakang foto kenangan yang cantik. Ketika malam datang keramaian tak surut justru semakin intens. Berjalan santai sambil bergandengan tangan, merekam setiap detail dalam lipatan memori.

Malioboro Yogyakarta, via Traveloka


Tapi Yogyakarta bukan hanya seputaran Maliboro saja. Jika ingin menikmati aneka kuliner dengan ragam pilihan kita bisa datang ke Taman Pelangi di daerah Ngaglik. Dengan warna warni lampion di malam hari nampak seperti pelangi. Apalagi yang lebih romatis dari berjalan dengan pasangan dengan latar belakang lampion-lampion cantik ini?

Menikmati malam yang panjang di Yogyakarta tak afdol jika belum mengunjungi Bukit Bintang. Sebuah spot untuk menciptakan kisah romatis kita sendiri. Pilih saja sebuah café untuk menikmatinya. Ditemani minuman hangat dan aneka cemilan kita bisa menikmati malam dengan saling berbagi kisah serta menikmati pemandangan. Pemandangan apa yang bisa dinikmati malam-malam? Kelap kelip lampu di kota Yogyakarta nampak seperti kilauan bintang di malam hari jika dilihat dari Bukit Bintang. Udara yang dingin dan semilir angin berhembus perlahan diiringi lagu-lagu dari musik live, kita tak perlu banyak bicara hanya diam dan saling menatap pun sudah sangat romatis.

Bagi saya pribadi romatis itu bukan hanya soal suasana, namun juga petualangan. Bulan madu di Jogja dengan menjelajah tempat-tempat baru sungguh mengasyikan. Saya termasuk penyuka sejarah dan kisah-kisah dibalik aneka peninggalan masa lalu yang menjadi misteri merupakan hal yang membuat imajinasi saya berkeliaran. Hanya dengan mendatangi situs-situs bersejarah saja sudah membuat saya terpesona. Seperti di candi Prambanan. Sebuah candi dengan latar belakang kisah percintaan yang fenomenal antara Bandung Bondowoso dan Roro Jongrang. Saat ada seorang pria yang berusaha begitu keras demi mendapatkan wanita yang dicintainya seperti Bandung Bondowoso itu, kok saya yang meleleh ya. Duh, romatis banget deh.

Salah satu spot cantik untuk berfoto bersama orang tersayang
dengan latar belakang candi Prambanan

Kisah mereka memiliki akhir yang tragis. Hmmm.. meski begitu jangan khawatir mendatangi tempat wisata ini bersama pasangan saat berbulan madu. Percayalah, setiap pasangan pasti memiliki ujian-ujian yang harus dihadapi sepanjang waktu. Berbulan madu ke tempat ini justru bisa menguatkan pernikahan, awali dengan kenangan manis yang akan selalu diingat jika pasangan menghadapi masa sulit di kemudian hari. Selain itu kita juga perlu punya "Me Time" sebagai sarana refreshing seperti yang saya lakukan ini https://www.jagatmaheswari.com/2018/11/me-time-kekunoan-ala-emak-blogger.html.

Situs Keraton Ratu Boko terletak tak jauh dari candi Pramban. Jangan salah paham Ratu Boko itu bukan nama seorang perempuan, lho, tetapi ayah Roro Jongrang. Sehingga keberadaan candi ini tentunya masih terkait dengan Candi Prambanan. Jangan lupa mampir kesini juga, berfoto dengan latar belakang candi yang artistik dan bersejarah.

Situs Keraton Ratu Boko (Doc. Pribadi)


Yogyakarta memang kental dengan sejarah dan budaya jawa, itu yang membuat kota ini sangat unik dan menginspirasi untuk dijelahi. Namun tentu saja masih banyak lokasi wisata yang bisa didatangi. Daripada pusing-pusing memikirkan memesan hotel, serta memesan tiket pesawat secara terpisah lebih nyaman dan mudah jika memesan paket wisata yang kita inginkan. Salah satu cara yang saya gunakan adalah menggunakan layanan dari Traveloka. Selama ini saya pikir hanya menyediakan tiket saja. Akan tetapi ternyata sekarang sudah tersedia paket-paket wisata dengan harga lebih murah.

ciptakan kenangan bulan madu yang indah bersama pasangan
via pixabay

Kita tetap bisa mengatur sendiri perjalanan yang diinginkan. Paket hemat untuk bulan madu di Jogja dengan aneka pilihan dari Traveloka. Bukan hanya yang telah disebutkan di atas saja, tetapi juga bisa memilih paket ke Kalibiru, hutan pinus imogiri, Gemuk Pasir, maupun Kebun Buah Mangunan. Jadi jika kita ingin mendatangi tempat-tempat tersebut tak perlu repot lagi memikirkan transportasinya. Cukup memesan di Traveloka saja semua sudah tersedia .Budget terbatas pun tak masalah, kita tetap bisa berbulan madu dengan romatis dan memiliki banyak kenangan indah tentunya.

Salam

Eka Murti

KBA LENGKONG KULON, WUJUD KONTRIBUSI ASTRA UNTUK NEGERI

KBA LENGKONG KULON, WUJUD KONTRIBUSI ASTRA UNTUK NEGERI

KBA LENGKONG KULON

Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta.
Tetapi Indonesia baru akan bercahaya karena lilin-lilin kecil di Desa.
-Bung Hatta-

Hari menjelang siang ketika rombongan kami memasuki kp. Sawah Lengkong Kulon, Tangerang, Banten. Hari itu kami bersama Astra mengunjungi salah satu dari  77 Kampung Berserti Astra (KBA) yang tersebar di 34 Propinsi di Indonesia dan juga 300 Desa Sejahtera Astra di 100 kabupaten di Indonesia. KBA ini terletak hanya semparan bati dari ibu kota.

Cuaca cerah dengan matahari bersinar seolah gembira menyambut kedatangan kami. Rasa penasaran kami disambut senyum cerah warga dan aparat Lengkong Kulon. Saat itua mereka menrima kami di pelataran masjid Al-Istiqomah yang rupanya juga  merupakan pusat kegiatan masyarakat.

Seperti rombongan pengantin saja kami harus menghadapi “palang pintu”. Sebuah tradisi Betawi untuk menyambut kedatangan  rombongan mempelai pria di kediaman mempelai wanita, namun kali ini kamilah “mempelainya”. Berbalas pantun serta beberapa jurus silat andalan diperagakan oleh kedua belah pihak, mewakili tamu dan tuan rumah.

Sambutan yang sangat meriah ini mengagetkan saya, karen awalnya hanya berpikir ini hanya semacam tour keliling kampung biasa saja. Namun ternyata sungguh berbeda, dan saya serta rombongan sangat terkesan.

Kampung Berseri Astra (KBA)


Kampung Berseri Astra (KBA) adalah program kontribusi sosial Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintergrasikan 4 pilar program yaitu: Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan. Sejalan dengan program pemerintah untuk memajukan desa dan mewujudkan desa maju.

Dengan program empat pilar tersebut diharapkan pembangungan desa dan masyarakat dapat dilaksanakan secara menyelruhun. Bukan hanya infrastruktur saja, namun pembangungan manusia juga penting.

 Pilar Kesehatan



Di samping masjid Al-Istiqomah terdapat bangunan yang terpisah namun masih berada dalam satu area halaman. Bangunan tersebut digunakan masyarakat sebagai tempat aktivitas menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Bukan berupa Puskesman tentu saja, namun selalu ada dokter yang memeriksa kondisi masyarakat serta memberikan saran atau rujukan untuk ke pusat layanan kesehatan jika diperlukan.

Yang dilakukan dalam program KBA adalah berdirinya POSYANDU dan POSBINDU. Jika POSYANDU untuk balita makan POSBINDU diperuntukan bagi lansia. Bayi dan lansia serta ibu hamil dan menyusui merupakan golongan rentan yang membutuhkan perhatian khusus. Di sana mereka mendapat pelayanan untuk mengecek kondisi tubuh seperti tekanan darah, berat badan, kadar gula darah dan lain-lain. Selain itu bagi yang ingin membuat BPJS atau pun mendaftar berobat di layanan kesehatan  bisa dibantu disini.

Khusus untuk ibu menyusui ada program ASI ekslusif yang dipantau oleh beberapa tenaga sukarelawan yang juga merupakan warga setempat. Bagi ibu yang lulus ASI eksklusif diberikan penghargaan sebagi apresiasi serta untuk menyemangati ibu-ibu lain agar melakukan ASI eksklusif bagi bayinya. Peran lingkungan sangat penting dalam mendampingi ibu menyusui, sehingga Ibu tidak merasa sendirian menghadapi kondisinya. Karena secara psikologis masa-masa melahirkan dan menyusui merupakan masa rentan secara emosional bagi Ibu. Dengan dukungan penuh dari jarring pendukung yang kuat diharpkan ibu merasa tenang dan kesehatan bayi terpantau.

Pilar Pendidikan


Astra mendirikan sekolah PAUD dan Taman Kanak-kanak yang mempermudah akses bagi anak usia dini men genal pendidikan. Terletak di tengah-tengah pemukiman warga dan mudah terjangkau bagi masyarakat.

Bukan hanya sekolah tetapi juga fasilitas pendukung lain seperti Gerobak Pintar yang berisi buku-buku bacan  bermutu untuk meningkatkan minat baca warga, khususnya anak-anak. Akses yang mudah pada buku berkualitas dengan pendampingan guru member kesempatan anak-anak untuk mengenal buku serta gemar membaca.

Pilar Lingkungan


Ada hal menarik yang bisa dipelajari dari Lengkong Kulon dalam hal lingkungan. Pengelolaan lingkungan dilakukan secara bergotong-royong. Tanah yang terdapat di wilayah itu dikelola secara mandiri oleh warga dengan pendampingan penuh dari ASTRA.

Dari pengetahuan tentang tanaman maupun pola tanam yang awalnya nol, kini warga Lengkong Kulon berhasil menjadikannya sebagai lahan produktif dan menghasilkan. Produk sayu-mayur dengan kualitas yang bagus dijual kembali kepada masyarakat.

Bukan hanya itu saja, cara pengolahan pupuk pun dipelajari dan disediakan alat-alat pendukungnya, sehingga kini telah berhasil memproduksi pupuk cair maupun padat sendiri. Dibeberapa lahan menganggur serta halaman warga kini dipenuhi tanaman TOGA atau Taman Obat Keluarga.

Pilar Kewirausahaan



Berkembangnya sabuah wilayah ditandai dengan majunya perekonomian masyarakatnya. Oleh karena itu maka Pilar Kewirausahaan merupakan pilar penting lainnya yang menjadi fokus dari KBA. Memberdayakan potensi ekonomi masyarakat dengan keunggulan lokal.

Dengan pengolahan lingkungan yang berhasil terdapat pruduk samping yang dapat dijadikan lahan ekonomi warga. Seperti memjual aneka sayur dan jus segar dalam kemasan. Satu produk unggulan lain yang saat ini sedang mereka perkenalkan sebagai ciri khas Lengkong Kulon adalah Teh Teleng. The ini berasal dari bunga Teleng yang jika dikonsumsi secara teratur memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan.

Kontribusi Astra Untuk Negeri




Dalam kurun waktu satu tahun sejak Lengkong Kulon menjadi mantra Kampung Berseri Astra telah nampak kemajuan yang dirasakan warga. Bukan hanya karena berkembangannya empat pilar program tersebut yang tentu saja terasa manfaat langsung bagi warga. Namun juga kontribusi ASTRA tersebut ternyata “membangunkan” kesadaran warga akan kuatnya rasa kebersamaan di antara mereka serta potensi-potensi warga yang ternyata bisa berkembang dengan bimbingan dan dukungan yang tepat.

Kontribusi ASTRA bukan hanya berupa dukungan materi saja namun juga dukungan personel pembimbing yang kompeten di bidangnya, sehingga program kerja dapat tercapai sesuai rencana.
Selama satu tahun ini telah banyak penghargaan yang diraih Lengkong Kulon, bahkan telah menjadi KBA percontohan yang sukses dan sering diminta memberikan berbagi  pengalaman keberhasilannya. Tentu saja prestasi ini berdampak besar dalam meningkatkan rasa percaya diri warga serta semakin bersemangat dalam membangun desanya.

Tak terasa, hari beranjak siang ketika tour keliling kampung berakhir. Gotong-royong dan guyub khas warga Lengkong Kulon tidak hanya nampak pada kerja keras mereka di lapangan, nemun juga saat makan. Dengan berkumpul bersama kami menikmati makan siang lesehan dengan menu nasi liwet dan lauk pauk sederhana yang saat disantap bersama-sama terasa nikmat.

Dalam kesederhanaan, segala sesuatu menajdi mudah dan indah dengan kebersamaan. Ah, akhirnya perjalanan hari itu harus diakhiri. Saya akan kembali ke rumah dengan kenangan manis dan menginspirasi tentang kampung Sawah Lengkong Kulon.

Melalui Kampung Berseri Astra, perusahaan dan masyarakat bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mewujudkan wilayah yang sehat, cerdas, produktif dan berwawasan lingkungan. Membangun desa untuk Indonesia sejahtera.


Salam

Eka Murti

#SemangatKampungIndonesia
#KitaSATUIndonesia
#LFAAPABSD

Perempuan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IT) dalam Menyongsong Era Industri 4.0


Perempuan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IT) dalam Menyongsong Era Industri 4.0

IWITA Bersama Komunitas Sahabat Blogger

Teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet saat ini sudah merambah ke sektor privat. Artinya di dalam rumah pun teknologi digital sudah menjadi hal yang lumrah. Menurut data Susesnas, maret 2017 terdapat 30.15% perempuan berusia 15 tahun ke atas yang mengakses internet.  Perempuan Indonesia sudah mulai menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap era memiliki ciri khas tersendiri, baik secara sosial, budaya maupun industri. Sebentar lagi kita akan memasuki tahap industri 4.0 dimana teknologi otomatisasi digabungkan dengan teknologi cyber. Secara sederhana bisa dikatakan sebagai era dimana konsumen dan produsen terhubung dan bertransaksi secara langsung melalui dunia maya. Batas-batas fisik mulai melebur. Segala sesuatu dilakukan melalui teknologi internet (Internet of Things), termasuk sistem cyber-fisik, komputasi awan dan komputasi kognitif.

Perempuan dan Teknologi Digital

Pembangunan berbasis gender telah berhasil meningkatkan peran perempuan dalam bidang sosial, ekonomi dan politik. Namun faktanya pembangunan gender belum sepenuhnya diikuti pemberdayaan gender. Pembangunan manusia berbasis gender memiliki makna perbaikan kualitas hidup yang seimbang antara laki-laki dan perempuan.
Sudah saatnya perempuan memberdayakan diri sendiri dan lingkungannya menyongsong era industri 4.0. Persiapkan mindset dan mental kaum perempuan agar dapat mengikuti laju perkembangan teknologi digital. Perempuan Indonesia harus melek teknologi agar mampu berperan aktif dalam mengisi pembangunan.

IWITA  (Indonesia Women IT Awareness) sebuah organisasi perempuan yang memiliki misi, “Menciptakan kesadaran perempuan Indonesia akan manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pengembangan produktivitas pribadi di bidang TI dan peningkatan ekonomi keluarga” mengadakan acara sharing session bersama Komunitas Sahabat Blogger.
Acara ini merupakan kegiatan rutin IWITA menyongsong akhir tahun, sebagai salah satu bentuk persiapan untuk melaksanakan program-program di tahun berikutnya. Menghadirkan ibu Mubarika Darmayanti sebagai narasumber membahas digital economy bagi perempuan Indonesia, secara spesifik membahas digital marketing.
Pembicaraan berlangsung santai namun esensi materinya sungguh menjadi renungan bagi kita untuk mulai dan terus bergerak ke depan. Mengakrabi teknologi digital dan memanfaatkannya secara positif.
Manfaat teknologi interent bukan hanya sebagai kesenangan bermedia sosial saja, namun juga memberikan peluang usaha dan mendapatkan penghasilan. Meski tetap berada di rumah bukan hal mustahil bagi perempuan menjangkau target market yang lebih luas.

Manfaatkan Sosial Media untuk Menambah Penghasilan


Hasil Susesnas, maret 2017 mendapati bahwa 79,92% perempuan menggunakan internet untuk mengakses media sosial. Hal ini adalah sebuah peluang yang sangat besar untuk memasarkan produk apapun yang ingin kita jual.
Ibu Mubarika memberikan tips bagi perempuan yang ingin mengembangkan usaha:
  1. Konsisten menambah pertemanan, minimal 10 kali lipat dari jumlah pembeli yang kita harapkan.
  2. Memiliki rekan usaha, sebagai perempuan dengan banyak tanggung jawab dan harus tetap memprioritaskan keluarga, kita membutuhkan rekan usaha yang mampu mengimbangi kekurangan kita. Rekan yang memiliki misi dan visi yang sama dalam mengembangkan usaha sangat diperlukan agar usaha kita bisa terus berjalan.
  3. Minimal memiliki 5 supplier. Sehingga kita tidak tergantung hanya pada satu supplier saja, hal ini akan sangat merepotkan jika rantai supply kita terputus sewaktu-waktu usaha kita akan terganggu.
  4. Temukan pembeda dengan usaha sejenis. Meski di era digital kemudahan menjadi raja tetapi memiliki ciri khas dan kelebihan dari usaha sejenis tetap diperlukan. Memberikan kelebihan pelayanan atau produk yang lebih unggul merupakan salah satu poin dalam pembeda dari kompetitor.
 

Harapan untuk IWITA di tahun 2019


IWITA dan Komunitas Sahabat Blogger


Sebagai organisasi perempuan yang memberdayakan perempuan agar melek teknologi dan bisa memanfaatkannya secara posisitif, saya berharap IWITA semakin banyak melaksanakan program-program off line agar informasi dapat diserap secara utuh. Beberapa workshop diadakan bagi perempuan Indonesia agar dapat secara langsung belajar bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.
Menjadi orang tua di era digital juga merupakan tantangan tersendiri. Maka IWITA dapat mengambil peran mempropagandakan orang tua digital yang memiliki pemahaman dunia teknologi informasi sekaligus memiliki landasan kasih sayang dan kedekatan keluarga dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Pemberdayaan perempuan bukan hanya sekadar wacana, dibutuhkan usaha sungguh-sungguh dan konsisten agar perempuan Indonesia memahami, menerima, dan mengembangkan diri sendiri. Sehingga dapat berperan maksimal bagi lingkungannya, sesama perempuan, keluarga dan masyarakat luas.
 
 
Salam,
Eka Murti