Explore Our Content Collection!

Browse through our gallery of expertly-crafted content to find the perfect one for your inspiring.

[REVIEW BUKU] ANGER MANAGEMENT, JANGAN BAWA RANSEL EMOSIMU SEUMUR HIDUP

[REVIEW] ANGER MANAGEMENT, JANGAN BAWA RANSEL EMOSIMU SEUMUR HIDUP

Buku Anger Management


Saat buku Anger Management datang, saya tak sabar ingin melihat isinya. Buku motivasi memang banyak beredar namun yang mengkhususkan pada amarah tidaklah banyak. Emosi yang meletup-letup atau pun kemarahan yang terpendam dapat bermanivestasi dalam berbagai wujud.


Ransel Emosi yang Tak Jua Dihempaskan


Setiap orang memiliki ransel yang dipenuhi emosi dari perjalanan hidupnya. Seperti pendaki yang membawa ransel menuju puncak semakin ke atas seharusnya ransel itu semakin ringan agar langkahnya tak tertahan oleh beban di pundak. Pun manusia yang seharusnya tidak terus menerus memasukkan berbagai emosi dan menyesakkannya ke dalam ransel dan memanggulnya seumur hidup.

Dalam buku Anger Management yang ditulis oleh Dandi Birdy dan Diah Mahmudah isi ransel emosi kita berasal dari tiga dimensi waktu: masa lalu, masa kini dan masa datang.
Suatu siang yang terik di sebuah perempatan yang sibuk di Jakarta, lampu lalu lintas mendadak mati. Kondisi ini membuat pengendara dari berbagai arah saling mendahului maju dan terjadi keributan di tangah-tangah lalu lintas karena tak ada yang mau mengalah. Pengendara sepeda motor di Jakarta yang cenderung enggan berhenti menjadi emosi saat lajunya dihalangi kendaraan lain.

Kontan saling teriak antara pengendara sepeda motor dengan sopir mobil pun tak terelakan lagi. Kemarahan akibat saling merasa berhak dan merasa benar itu bukan sekadar teriakan yang mengundang pengendara lain berkerumun namun juga ikut terlibat secara emosional.

Si pengendara motor memalang jalan mobil dan berteriak sambil mengacung-acungkan kartu yang ternyata adalah kartu pers. Entah apa ancaman yang dilontarkannya tak begitu jelas karena pengendara lain yang merasa terganggu juga ikut-ikutan marah. Ya, mereka marah kepada pemuda pengendara motor yang berteriak menuduh sopir mobil tersebut membuat macet. Faktanya justru karena si pemuda ini mengamuk dan berteriak-teriaklah jalanan menjadi semakin macet dan semrawut.

Penyebab yang sepele seperti itu saja bisa memicu kemarahan begitu besar. Sungguh tidak masuk akal. Jika masing-masing melepaskan saja ketidak terimaan atas kondisi yang tidak ideal tersebut bukankah semua akan baik-baik saja? Tak perlu ada konflik yang menyebakan masalah semakin besar?

Kemarahan di jalan raya adalah hal biasa jika hidup di Jakarta yang padat dan selalu macet dimana-mana. Apakah kondisi ini wajar? Apa yang menyebabkan orang begitu mudah tersulut dan memapiaskan ketidakpuasan pada orang lain dengan mudah?

7 Kekeliruan Paradigma Emosi

Buku Anger Management

Dandi dan Diah [Dandiah] memetakan 7 kekeliruan paradigma emosi:
  1. Tabu laki-laki menangis
  2. Mengalihkan vs Mengalirkan
  3. Melupakan
  4. Toxic Positivity
  5. Diam atau lawan
  6. Meminta bantuan tentang kesehatan mental adalah aib
  7. Marah itu tabu


Semua paradigma itu dijelaskan secara mendetail dan mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu juga dijelaskan dampak fatalnya kemarahan bagi penyandang “ransel emosi”. 

Anger Management The Life Skill


Dandiah membeberkan mekanisme Anger Management secara rinci mulai dari dinamika anger management, konsep-konsep self healing therapy hingga menjadi pribadi yang bahagia dan merasa bebas.

Buku ini bukan sekadar teori psikologi namun lebih kepada "How to". Meski memberi gambaran step by step sama sekali tidak menjadikan buku ini kaku dan menggurui. Setiap orang bisa mengikuti langkah demi langkah sesuai kecepatannya masing-masing. 

Melepaskan emosi negartif bukan perkara gampang dan cepat, tetapi sebuah proses.
Setelah membacanya saya merasa langkah-langkah dalam buku ini bisa diterapkan secara bertahap dan terus menerus. Iya, kita tidak bisa berhenti dan merasa baik-baik saja hanya setelah mecoba praktek beberapa kali. Hidup kita terus berjalan, pasti akan nada emosi-emosi lain yang tanpa sadar kita jejalkan lagi dalam ransel emosi kita. Terpenting jangan mudah menyerah dengan diri sendiri, sayangilah diri kita karena kitalah orang pertama yang wajib menyayanginya.

Dan terakhir, jujurlah pada diri sendiri, karena itu adalah langkah awal menjadi diri kita yang terbaik dan berbahagia. Selama proses membaca buku Anger Management, berkali-kali saya berkata dalam hati "Duh, ini gue banget", "Oh, pantas saja begitu, ternyata...". Yah, memang hidup tidak seindah impian, tapi kita tetap harus memiliki impian untuk membuat hidup lebih indah. 

Salam

Eka Murti

Merencanakan Keuangan Sejak Dini Tenang di Hari Tua

Merencanakan Keuangan Sejak Dini Tenang di Hari Tua

 
pic from pixabay


Kehidupan terus berjalan. Usia terus bertambah. Seiring bertambahnya usia seseorang maka akan mengalami perubahan kondisi fisik. Tentu saja semua orang berharap selalu sehat sampai tua. Namun tak dapat dipungkiri gaya hidup dan pola pikir akan mempengaruhi kesehatan di masa tua. Permasalahan yang timbul terkait kondisi fisik bisa menimbulkan efek pada segi kehidupan lainnya. Terutama kondisi keuangan. Penyakit yang mungkin muncul bisa bervariasi baik degeneratif maupun penyakit yang timbul karena faktor tertentu.

Penyakit seperti diabetes bisa berdampak meluas sebagai penyebab penyakit lainnya seperti  jantung maupun ginjal. Sementara penyakit yang timbul karena sebab tertentu seperti kanker bisa menyerang siapapun di usia berapapun.

Jika di masa pensiun seharusnya kita menikmati hidup dengan tenang tapi justru dipersulit oleh penyakit yang membutuhkan biaya besar maka semua segi kehidupan kita akan terpengaruh. Jika tak ada dana cukup yang telah dipersiapkan untuk keadaan ini, maka kesulitan ekonomilah yang akan kita hadapi.

Masalah Keuangan di Hari Tua

Tua, sakit dan bermasalah dengan keuangan bukan angan-angan siapapun. Namun hal itu bukan berarti mustahil menimpa kita.  Salah satu solusinya adalah mempersiapkan hari tua kita sejak dini. Melakukan persiapan sejak dini memudahkan kita dalam mengatur rencana keuangan. Beban biaya tidak perlu ditanggung secara sekaligus saat sakit di hari tua.

Jika kita melihat kehidupan orang-orang di sekitar kita yang mengalami persoalan dengan kondisi keuangan di masa pensiunnya seringkali membuat kita berpikir pasti ada yang salah dengan pengelolaan keuangannya di masa muda. Muncul berbagai analisa di pikiran kita tentang sebab musabab kesulitan ekonomi orang tersebut. 

Apapapun itu bisa saja terjadi, seperti tetangga saya yang menggunakan uang pensiunnya untuk berbinis. Nyatanya memulai sebuah usaha di usia tua membutuhkan kerja keras yang lebih besar. Pola pikir sebagai karyawan berpuluh-puluh tahun menerima gaji rutin setiap bulan tak bisa begitu saja diganti dengan pola pikir seorang wirausaha yang harus memikirkan semua urusan dari awal hingga akhir, sejak produksi hingga penjualan, masalah karyawan, utang-piutang usaha dan lain sebagainya.  Maka bisa saja usaha yang dicita-citakan sebagai bekal hari tua justru ambruk dan mengganggu kondisi keuangan karena buruknya perencanaan.

Oleh sebab itu kita membutuhkan cadangan sumber keuangan lain. Seperti seorang penerjun yang memiliki dua parasut, jika yang satu tak mengembang masih ada harapan untuk selamat. Terkadang kita bingung dan tidak paham bagimana merencanakan keungan untuk masa pensiun ini. Pilih saja produk keuangan yang sesuai dengan rencana dan kebutuhan kita.

Solusi Financial Biaya Kesehatan di Masa Tua

Merencanakan keuangan masa depan harus sudah dimulai sejak sekarang, karena akan sangat terlambat jika melakukannya disaat sudah pensiun. Masa pensiun artinya kondisi keuangan tak lagi seperti saat-saat masih produktif bekerja. Oleh karena itu kira harus mulai melakukan perencanaan sendiri untuk masa pensiun nanti. Salah satu cara yang bisa ambil adalah mempunyai Asuransi Retirement Life Plan yang memiliki manfaat Uang Pertanggungan bagi Tertanggung dan keluarga sesuai keinginan. 

Sequis merupakan produk yang bisa kita pilih untuk merencanakan keuangan hari tua.

Keunggulan Sequis Asuransi Retirement Life Plan:

  1.  Uang Pertanggungan (UP) akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia sebelum usia pensiun atau sesudah usia pensiun (berdasarkan plan yang dipilih)
  2. Death Terminal Bonus* akan dibayarkan sampai dengan 100% UP (sesuai dengan tabel perhitungan Tahun Polis pada saat kejadian meninggal dunia)
  3. Manfaat pensiun 100% dari UP akan dibayarkan apabila Tertanggung bertahan hidup pada usia akhir tahun Polis (berdasarkan plan yang diambil)
  4. Manfaat Jatuh Tempo akan dibayarkan yaitu 100% dari UP apabila Tertanggung mencapai usia 100 tahun ditambah Maturity Terminal Bonus** hingga 100% dari UP
  5. Dapat dikombinasikan dengan asuransi tambahan (Rider):Accident Rider Short, Accident Rider Long, Accident Death & Disablement Rider, Accident Death & Disablement Long, Level Term Rider, Dread Disease Rider Short, Dread Disease Rider Long, Sequis Q Health Platinum Rider, Payor Benefit Rider, Family Benefit Rider, Spouse Benefit Rider, Waiver Premium Disability, Waiver Premium Disability Dread Disease.
  6. Memiliki fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah, yaitu:

  • Nilai Tunai
  • Pinjaman Polis Otomatis
  • Polis Bebas Premi, Uang Pertanggungan Berkurang
  • Perpanjangan Masa Pertanggungan Asuransi
  • Masa Mempelajari Polis
  • Masa Keleluasaan
  • Pemulihan Polis
  • Pinjaman Polis
  • Perubahan Uang Pertanggungan
  • Perubahan Metode Pembayaran Premi

Aapapun program yang kita pilih kita harus mengetahui manfaat dan syarat serta ketentuannya, sehingga kita dapat menikmati manfaat yang maksimal dari produk yang kita pilih. Merencanakan keuangan masa pensiun bersama Sequis bisa dimulai sejak usia 0-60 tahun dan dengan nilai premis serta uang pertanggungan yang juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. 

Menua dengan sehat, bahagia dan hidup berkualitas bukan sekadar impian tapi bisa direncanakan sejak sekarang.

Salam

Eka Murti





Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat bukan Amat Bodo


Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat bukan Amat Bodo





“If you want to change how you see your problems, you have to change what you value and/or how you measure failure/success.”
Mark Manson
Bedah Buku Gramedia

 Menerima Negatif Thinking


Saat membaca judul buku “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat” saya pikir penulisnya adalah orang galau yang mengambil sikap apatis terhadap lingkungannya. Namun membaca lembar demi lembar ternyata buku ini berisi pemikiran yang koheren dan sistematik namun menggunakan bahasa sederhana yang mudah dimengerti pembaca.
Mark Manson sang penulis jelas bukan orang apatis yang menggiring pembaca untuk bersikap negatif. Meski satu per satu dikelupas dengan kalimat-kalimat negatif pada dasarnya Manson adalah seorang motivator. Dia memfokuskan pada penerimaan diri setiap orang secara terbuka.

Artinya tidak perlu menutupi segala keburukan dengan terus berpikir positip. Manusiawi jika kita memiliki keinginan yang bersifat egois, meski ujung-ujungnya Mark tetap memberikan solusi secara postip.

Bapak Indra Gunawan Masman, MBA (Komisaris Gramedia) menjadi narasumber dalam acara Bedah Buku pada 22 November 2019 di Gramedia Matraman.

Menurut Bapak Indra buku yang berjudul asli “The Subtle Art of Not Giving A F-ck”  ini telah mengalami puluhan kali cetak ulang tepatnya 32 kali naik cetak semenjak Februari 2018 dan terjual lebih dari 235 ribu exemplar.


Bedah Buku Gramedia

Masa Bodo Sebuah Paradoks


Bagi pengikut motivator aliran kanan atau yang berbasis postif thinking buku ini merupakan sebuah paradoks. Pembaca dibiarkan memiliki pemikiran bebas apapun tentang dirinya. Meski banyak pengikutnya, Manson adalah seorang blogger terkenal, tidak pernah menginkan siapapun mengkultuskan tulisannya atau menjadikannya kitab suci. Dia sama sekali tidak keberatan jika ada yang mengkritisi atau bahkan tidak setuju dengan pandangannya. Karena menurutnya tidak ada satu orang pun yang berhak mengatur-ngatur hidup orang lain bahkan meskipun seorang motivator.

Kebebasan berpikir adalah esensi setiap manusia. Manson memberi pilihan pada setiap orang untuk membesakan dirinya sendiri dari belenggu pemikiran-pemikiran orang lain. Menjalani hidup melalui keputusan yang diambilnya sendiri.

Bedah Buku Bedah Pikiran


Bedah Buku Gramedia

Bedah buku “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat” sejatinya adalah membedah pemikiran sang penulis.  Sebuah buku harus diterjemahkan dengan baik dan benar agar pesannya sampai kepada pembaca dari seluruh dunia.

Dengan diterjemahkannya buku ini ke dalam bahasa Indonesia semakin luas pula segmen pembaca yang dapat dijangkau. Buku motivasi memang masih menduduki peringkat tinggi dan konsisten pertumbuhannya dalam dunia publishing di Indonesia.

Selain buku ini telah terkenal di negara aslanya dan dengan cepat mendunia, pembaca di Indonesia rupanya juga terpikat oleh judul yang membuat penasaran. Salah satu cara agar sebuah buku menjadi best seller adalah keterlibatan penulis dengan pembaca, dalam hal ini Manson telah melakukannya dengan menjadi seorang blogger. Judul yang menarik dan eye cathing tentu menjadi daya tarik utama orang meliriknya di antara buku-buku lainnya.
Isi atau konten menjadi kunci tentu saja. Seperti yang dilakukan Manson memulai dengan judul yang controversial dan konten yang lebih controversial lagi. Seperti member sebuah alternatif dalam keriuhan dunia motivasi. Memberi pandangan yang berbeda bagi pembaca.

Bedah Buku Gramedia

Tentukan Jalanmu sendiri

Buku motivasi apapun ujung-ujungnya akan percuma jika diri sendiri tidak memiliki motivasi kuat untuk berubah. Bukan berubah menjadi orang lain yang tentu saja selain sia-sia juga sangat melelakan, namun menjadi diri sendiri yang terbaik.

Memang tidak mudah, namun kita tetap harus melangkah. Membaca buku ini menjadi sebuah pengalaman memperluas wawasan yang berujung pada pemikiran ke dalam diri sendiri. Karena hidup kita milik kita sendiri untuk dipergunakan sekehendak hati dan menerima segala konsekuensi tentunya.

“True happiness occurs only when you find the problems you enjoy having and enjoy solving.”

Mark Manson


Ubah sudut pandang dan komit dengan keputusan yang telah dibuat. Terutama terima diri sendiri dan jalani hidup dengan gembira.

Salam

Eka Murti


CEK MESIN KECERDASANMU DENGAN STIFIn

Saya Intuiting, Kamu Apa? Yuk, Ikut Tes STIFIn


Mungkin beberapa orang masih merasa asing dengan STIFIn. Bahkan ada yang baru pertama kali
mendengarnya. Demikian pula saya saat pertama diajak ke acara Blogger Gathering Kumpulan Emak2 Blogger bersama STIFIn cabang Depok, langsung rasa ingin tahu muncul dan mendesak-desak di pikiran.

Keingintahuan itu membuat saya mencari tahu melalui internet.
Hasil pencarian di dunia maya memberi sedikit saja gambaran tentang STIFIn, yaitu tentang tes
kepribadian dengan metode sidik jari. Sementara tipe-tipe kepribadian dalam STIFIn disebut sebagaim mesinkecerdasan yang terdiri dari 5 kelompok.
Gambaran umumnya demikian. Namun tetap saja saya tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Saya belum mendapat pemahaman konsep gagasan STIFIn secara menyeluruh.

Metode Sidik Jari



Memang benar metode yang digunakan dalam menentukan jenis mesin kecerdasan dalam STIFIn adalah menggunakan sidik jari. Kesepuluh sidik jari kita diambil dan diproses hingga terbaca apa mesin kecerdasannya. Metode sidik jjari ini mengukur secara genetik jadi cukup sekali tes saja hasilnya digunakan seumur hidup.

Jadi setelah diketahui mesin kecerdasan kita tidak akan berubah lagi. Berbeda dengan tes psikologi dimana hasilnya berubah seusai kondisi terakhir seperti apa. Karena tes psikologi memang sangat
dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Sedang STIFIn mengetes secara DNA. Hasilnya memang genetik ttapi bukan diturunkan. Otentik Milik pribadi kita sendiri. Artinya kepribadian hasil tes STIFIn bukanlah didapat dari kedua orang tua ataupun pengaruh lingkungan. Meski tentu saja tak dipungkiri bahwa lingkungan membentuk diri kita seiring waktu. Namun pada dasarnya mesin
kecerdasan dominan dalam diri kita bersifat permanen.

Hingga pada saat tes dilakukan di Rangoon dalam acara Blogger Gathering dengan tema “Melakukan Perubahan Terbesar Dengan Memetakan Kekuatan Diri Sendiri" saya jadi tahu bahwa mesin kecerdasan saya adalah Intuiting.

Mesin Kecerdasan STIFIn


Setelah seluruh peserta dites dan mengetahui mesin kecerdasan masing-masing maka barulah  dijelaskan secara mendetail oleh mbak Dhey Siregar dari STIFIn Depok.

5 Mesin Kecerdasan:
1. Sensing
2. Thinking
3. Feeling
4. Intuiting
5. Insting

Tiap mesin kecerdasan memiliki keunikan tersendiri. Relasi antar mesin kecerdasan pun memiliki dinamika yang sebaiknya dipahami dan digunakan untuk mengoptimalkan potensi diri.

Tes STIFIn bisa dilakukan oleh siapa saja dari usia 2 tahun selama sidik jari dapat digunakan seluruhnya.

Bagi anak-anak bagus sekali jika telah diketahui jenis mesin kecerdasannya. Sehingga orang tua dapat mengoptimalkan potensi anak. Selain itu tentu saja akan berpengaruh pada pola asuhnya.


Karena setiap anak unik pendekatan pola asuh pun tidak bisa sama bagi semua anak. Mendidik anak
dengan mesin kecerdasan Feeling yang sensitif dan butuh banyak dialog akan sangat berbeda
dengan anak Thinking yang justru tidak suka bicara. Pun anak Sensing yang selalu butuh bergerak
agar dapat fokus pada apapun yang dikerjakannya. Sementara anak Intuiting seperti saya butuh
difasilitasi sehingga kekuatan otak kanannya maksimal.
Bagi anak Insting agak berbeda. Bisa dikatakan sebagai Generalis atau menguasai semuanya. Meski
ini kelebihannya bisa menjadi tantangan bagi orang tua untuk memberikan lingkungan yang baik
sesuai harapan orang tua. Anak Insting sangat mudah terpengaruh dengan sekitarnya.
Setelah memahami mesin kecerdasan kita, pasangan dan anak-anak maka kehidupan ke depan
dapat direncanakan dengan lebih baik. Setiap orang memahami kekuatan dan kelemahannya lalu
menemukan jalan hidup yang paling baik dan cocok bagi dirinya.
Hasil tes STIFIn ini bukan hanya berguna bagi karir atau pendidikan saja tetapi juga bermanfaat besar
bagi hubungan pribadi seperti pernikahan. Mengenal mesin kecerdasan pasangan akan
memudahkan dalam memahami kebutuhan, pola pikir dan relasi soalnya.
Penasaran dengan mesin kecerdasan kita? Yuk tes STIFIn saja melalui STIFIn cabang Depok yang
memiliki promotor STIFIn di berbagai wilayah. Siapa pun bisa menjadi Promotor STIFIn setelah mengikuti pelatihan dalam beberapa jenjang.

Profesi Promotor STIFIn bisa dilakukan oleh siapapun dimanapun. Setelah melalui pelatihan, promotor langsung bisa melakukan tes STIFIn, karena selain ilmu juga dibekali alat-alat untuk melakukan test yang mobile bisa dibawa kemana-mana. Promotor STIFIn bisa dijadikan sebuah profesi yang mulia, karena selain melakukan tes dan menemukan mesin kecerdasan klien juga bisa memberikan penjelasan secara mendetail tentang potensi yang harus dioptimalkan oleh setiap orang.

Yuk, ikutan tes STIFIn untuk lebih mengenal diri sendiri dan menentukan program yang paling optimal agar menjadi pribadi unggul.

Tertarik untuk mengetahui dan berperan lebih lanjut dalam STFIn?  Bisa bergabung menjadi Promotor STIFIn sebagai profesi atau ikut berinvestasi dalam bisnis STIFIn dengan membuka cabang baru.

Info lengkap hubungi:
081511371446
YouTube channel STIFIn Studio Inc
http://stifinloyalis.com/
🙏🙏
Instagram @stifinstudio dan @stifindepok



Salam

Eka Murti




Beli Buku di Gramedia Bayarnya Cashlez Saja


Beli Buku di Gramedia Bayarnya Cashlez Saja



Transaksi POS Mobile Gramedia
Gramedia adalah jaringan toko buku terbesar di Indonesia dengan cabang di berbagai propinsi dan kota. Perkembangan teknologi yang saat ini mulai dunia financial telah menciptakan system pembayaran cashless atau tanpa uang cash. Sistem ini telah diterapkan dalam berbagai proses traksaksi baik secara on line maupun off line.

Konsumen tak lagi terpaku pada keterdsediaan uang cash untuk melakukan pembayaran. Meskipun pembelian dilakukan secara off line pembayaran sudah bisa dilakukan melalui dompet digital. 

POS Mobile Gramedia

POS Mobile Gramedia
Pembayaran yang diterima di POS Mobile diantaranya kartu kredit, kartu debit dan LinkAja, namun akan menerima pembayaran lainnya seperti OVO dan GoPay.
Melihat potensi perubahan pola pembayaran pelanggannya Gramedia pun turut melakukan inovasi demi kenyamanan dan kemudahan pembayaran. POS Mobile adalah layanan terbaru dari Gramedia. Dengan system baru ini pembeli tak perlu mengantre di depan konter kasir lagi. Namun kasirlah yang berkeliling menghampiri pembeli.

Pembayaran non cash ini diharapkan mempemudah pembeli dalam proses pembayaran, tak peru lagi mencari konter kasir atau mengantre cukup gunakan kartu (Debit/Kredit) atau dompet digital (Ovo/Gopay) saja. Staf kasir Gramedia akan dilengkapi dengan alat CashlezOne yang berfungsi melakukan transaksi pembayaran di tempat.
Cara pembayaran ini semudah melakukan pembayaran di konter kasir. Kartu kita akan digesek ke mesin CashlezOne kemudian nominal pembelian dimasukkan seperti biasa. Setelah approval bukti transaksi pun keluar. Semudah itu memang, tak perlu memiliki akun atau aplikasi tambahan lainnya.

Cashlez, adalah perusahaan fintech aggregator pembayaran terpercaya di Indonesia berkolaborasi dengan retail toko buku terbesar di Indonesia, Gramedia. Melalui kolaborasi ini, pelanggan Gramedia akan dimanjakandengan kemudahan transaksi secara langsung dengan cepat dan aman.

Bagi pemilik akun MyValue Gramedia jangan khawatir akan kehilangan poin jika bertransaksi dengan Cashlez. Proses memasukkan poin sama dengan pembayaran secara manual dengan memasukkan nomor anggota kita, poin otmatis bertambah.
Bahkan jika kita kebetulan memiliki voucher belanja dari Gramedia kita juga bisa melakukan pembayaran melalui Cashlez. Namun tentu saja tidak bisa lebih dari jumlah voucher ya, karena ini transaksi non tunai.

Peresmian Kolaborasi Gramedia- Cashlez


Peresmian Kolaborasi Gramedia- Cashlez

Kolaborasi diresmikan secara langsung olehTeddy Tee selaku CEO Cashlez dan Herman Kristanto Masman selaku Finance Director PT Gramedia Asri Media pada hari Selasa (19/11) di Gramedia Matraman. Berdiri sejak tahun 2015 dan telah mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia, Cashlez merupakansebuah perusahaan payment aggregator yang menggabungkan sistem aplikasi kasir dan penerimaan Pembayaran, termasuk di dalamnya pembayaran dengan kartu dan pembayaran digital (QR code dan online) dalam satu aplikasi. Sistem ini dapat memonitor semua transaksi penjualan bisnis merchant secara real time. Berkat inovasi ini, Cashlez menerima penghargaan Rekor Dunia dari MURI pada tahun 2019.

Saat ini, Cashlez telah merangkul lebih dari 6.000 pelaku usaha yang terdaftar dari berbagai segmen mulai dari industri ritel, fesyen, F&B, hingga pariwisata, serta telah melakukan ekspansi ke berbagai kota-kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta dan Makassar. Ke depannya, Cashlez akan terus meningkatkan produk dan layanan serta memperluas jaringannya dalam mencapai visi Cashlez untuk menjadi "Ultimate Payment Company in the Region".

Herman Kristanto Masman selaku Finance Directors PT Gramedia Asri Media mengatakan
"Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dengan bertambahnya transaksi e-wallet QR dan kerjasama bank dengan Cashlez. Sampai saat ini beberapa partner switching mengajukanpenawaran kepada kami, namun kami menilai belum ada yang dapat menyamai Cashlez. Tentusaja kami berharap Cashlez tetap terus mengembangkan fitur-fitur yang ada dan lebih cepat dalam proses koneksi payment channel ke setiap cabang-cabang Gramedia (seperti reward point dan installment). Kami berharap Cashlez dapat memberikan support yang maksimal untuk Gramedia."

POS Mobile ini telah tersedia di 27 jaringan took Gramedia yang selanjutnya secara bertahap akan digunakan di 119 stores Gramedia seluruh Indonesia. PT Gramedia Asri Media atau Toko Gramedia berdiri pada tahun 1970 merupakan salah satu Strategic Business Unit (SBU) Kelompok Kompas Gramedia yang bergerak di bisnis retail dengan produk utama buku dan alat-alat tulis. Hal ini berkaitan dengan misi untuk ikut berperan dalam usaha mencerdaskan dan mencerahkan kehidupan bangsa melalui penyebaran informasi dan pengetahuan. 

Hingga tahun 2018, Gramedia telah memiliki 118 store yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam perkembangannya, PT Gramedia Asri Media melakukan pengembangan usaha seperti ekspor dan distribusi buku, pengadaan stationery, produk multimedia, fancy, CD, alat musik dan olahraga, serta penerbitan, dengan private llabe seperti Gramedia Kids, Teeny Teensy, Eversac dan Millors.

Semua kebutuhan buku dan alat tulis bisa dibeli di Gramedia, bayarnya Cashlez saja.

Salam

Eka Murti

Menjalani Hidup Berkualitas di Hari Tua

Menjalani Hidup Berkualitas di Hari Tua

Nara Sumber Talk Show
"Hidupkan Mimpi yang Tertunda"


Usia tua sering menjadi momok. Namun menua adalah fitrah manusia yang tidak bisa disangkal. Penurunan fungsi tubuh atau penyakit degeneratif tak bisa dihindari. Menjadi lansia yang sehat dan
aktif serta memiliki kehidupan yang berkualitas adalah dambaan setiap orang. Apakah itu hal yang mustahil? Jawabannya adalah tidak. Karena kita bisa mengelola usia tua dengan baik sejak dini.

Waspadai Malnutrisi pada Lansia

Akibat pengaruh degeneratif fungsi tubuh pun mengalami berbagai perubahan. Ketidaknyamanan secara fisik sangat terasa pada lansia. Jika dulu segala jenis makanan bisa disantap dengan nikmat sekarang menjadi serba salah. Indra perasa pun mengalami penurunan sensitivitas, seperti rasa asin, manis dan pedas akan terasa berbeda. Selain itu kondisi gigi yang sudah tidak lengkap juga berakibat
pada kesulitan dalam mengunyah makanan. Hal-hal tersebut membuat lansia semakin tidak memiliki nafsu makan. Jika dibiarkan berlarut- larut akan berujung pada masalah malnutrisi.

Malnutrisi adalah ketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kebutuhan energi tubuh untuk
mendukung pertumbuhan, pemeliharaan, dan kerja fungsi spesifik tubuh yang sehat.
Tentu saja keadaan ini akan berbahaya jika terus dibiarkan. Maka sudah seharusnya kita mengetahui apa saja tanda jika terjadi malnutrisi.

Menurut Dokter Spesialis Geriatri, Purwita Wijaya Laksmi, "Malnutrisi pada lansia dapat mengakibatkan penurunan berat badan, kelelahan dan tidak berenergi, kehilangan massa dan kekuatan otot, daya ingat melemah, kerentaan, dan mudah sakit”

Gejala malnutrisi pada lansia:
1. Hilangnya massa otot (sarkopenia)
2. Berkurangnya lemak dibawah kulit
3. Penurunan berat badan
4. Tulang yang terlihat menonjol
5. Bibir pecah-pecah dan cekung dibawah mata
6. Rambut kusam dan mudah rontok
7. Memar di kulit, kulit kering dan bersisik, ada penumpukan cairan dibawah kulit

Jadi jika orang tua kita mengalami beberapa tanda tersebut sebaiknya kita langsung memeriksa apakah kebutuhan gizinya sudah terpenuhi atau justru masih jauh dari cukup. Penurunan berat badan dianggap hal positif jika memang dilakukan dengan benar dan dipantau doker atau ahli gizi tapi bukan karena tidak doyan makan dan kebutuhan gizinya tidak terpenuhi.

Kehilangan massa dan kekuatan otot dapat mengakibatkan aktivitas harian lansia terganggu. Pergerakan menjadi sulit dan akan terasa sakit di beberapa tempat. Khususnya bagian kaki sebagai
penopang utama tubuh. Jika bergerak saja sudah terasa sulit tentu melakukan aktivitas fisik lainnya pun akan terganggu.

Faktor penyebab malnutrisi pada lansia:
1. Faktor Fisik
Kesehatan gigi yang buruk, hilang nafsu makan, kesulitan menelan
2. Faktor Sosial
Hidup sendiri, berkuranganya mobilitas, isolasi sosial
3. Faktor Medis
Infeksi, riwayat penyakit, depresi, dimensia


Solusi Kecukupan Gizi Bagi Lansia

Kebutuhan nutrisi pada lansia jauh lebih banyak daripada orang dewasa. Seperti kebutuhan protein untuk mengurangi hilangnya massa otot. Selain itu juga membutuhkan asupan gizi makro
(karbohidrat, lemak dan protein) dan mikro (vitamin dan mineral).

Agar lansia tidak mudah sembelit perlu juga terpenuhi kebutuhan akan Prebiotik dan atau probiotik.

Seperti yang dijelask oleh dr. Yulia Megawati tentang susu yang dikhususkan bagi lansia agar asupan gizinya tetap terpelihara secara seimbang, " Nestle Health Science mengeluarkan Nestle BOOST Optimum, produk yang mengandung 50% protein whey. Perbandingan komposisi whey dan kasein sebesar 50 : 50. Nestle BOOST Optimum (dulu Nutren Optimum) bermanfaat membantu memenuhi
kecukupan gizi untuk mendukung aktivitas harian para lansia. Nestle BOOST Optimum juga diperkaya dengan Vitamin D, E, B6 dan B12 serta probiotik (Lactobacillus paracasei) dan prebiotik (serat pangan yaitu inulin dan fructo-oligosaccharides). Probiotik dan prebiotik ini berguna untuk
membantu menjaga kesehatan pencernaan."

Kelebihan protein Whey dibandingkan dengan casein adalah lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Dengan rasa vanilla yang gurih dan terasa ringan di mulut karena tidak menggumpal.

Siapa yang tidak ingin menua seperti bapak Don Hasman? Di usianya yang sudah 79 tahun masih aktif sebagai seorang fotografer. Bukan sembarang fotografer lho, tapi beliau telah berpetualang
dengan berjalan kaki sejauh 1000 (seribu) kilometer di benua Eropa di musim panas pada usia 79 tahun.

Pasti kita semua juga kepingin di usia tua tetap aktif dan mencapai mimpi-mimpi dalam hidup seperti
pak Don. Syaratnya adalah harus menjaga kesehatan sejak muda. Cukupi kebutuhan gizi. Jangan abaikan pola hidup sehat sejak muda.

Eh, kita boleh juga lho, mengkonsumsi Nestle BOOST Optimum. Tidak perlu menunggu tua untuk dapat merasakankn kandungan   tetap manfaat nutrisi Nestle BOOST Optimum.

Salam

Eka Murti



INOVASI KONSTRUKSI RUMAH MODERN YANG KUAT DAN TAHAN GEMPA DARI DOMUS


INOVASI KONSTRUKSI RUMAH MODERN YANG KUAT DAN TAHAN GEMPA DARI DOMUS

Domus (Tata Logam Lestari)


Rumah merupakan kebutuhan bagi setiap insan manusia sebagai tempat perlindungan. Namun ada kalanya justru tempat berlindung itu tidak cukup melindungi dan justru bisa berdampak buruk bagi penghuninya. Seperti saat terjadi gempa, bangunan beton akan patah dan bisa mengakibatkan penghuni tertimpa dinding yang roboh. Hal ini akan berbeda dengan konstruksi menggunakan baja ringan yang tahan gempa. Guncangan tidak menyebabkan konstruksi menjadi hancur karena sangat flesibel. Meski kerusakan tetap terjadi pada dinding namun masih relatif aman bagi penghuninya.

Baja Ringan Inovasi Konstruksi Modern

Teknologi Damus pada event Konstruksi Indonesia

Stand Domus dapa event Konstruksi Indonesia

Jika dahulu baja ringan hanya menjadi kerangka atap pengganti kayu maka sekarang 80% konstruksi bangunan telah dapat digantikan oleh baja ringan yang lebih kuat, tahan lama dan tahan gempa. Domus menggunakan kolom praktis baja ringan produksi PT. Tata Logam Lestari yang telah teruji kualitasnya.

Dengan menggunakan kerangka kontruksi baja ringan pembangunan rumah hanya membutuhkan waktu 5 hari saja. Hal ini dimungkinkan karena kolom praktis telah disesuaikan dengan bata ringan atau bata hebel berukuran 7 dan 10 cm. sehingga memudahkan bagi siapa pun untuk menggunakannya. Domus sendiri merupakan produk rumah knock down yang dapat dibangun di mana pun tanpa persayaratan khusus. Selama tanahnya datar atau sudah diratakan sehingga bisa menjadi fondasi yang kokoh dan stabil bagi bangunan.
Domus dapat dibangun oleh siapapun karena semua produknya disertai oleh petunjuk penggunaan yang jelas dan terperinci. Namun jika membutuhkan PT. Tata Logam Lestari menyediakan jasa pemasangan dengan para tukang tenaga terampil yang telah tersertifikasi. Dengan produk dan jasa yang berkualitas tinggi akan menciptakan hasil yang akan memuaskan pembeli.

Add captioStephanus Koeswandi, CEO Tata Logam Lestari

Bapak Stephanus Koeswandi, CEO Tata Logam Lestari menjelaskan secara terperinci setiap produk dari hulu ke hilir yang dijaga kualitasnya. Standar kualitas ini juga diharapkan diterapkan secara konsisten bagi seluruh industri baja ringan melalui SNI yang diatur secara ketat oleh regulator. Dengan demikian tidak ada lagi produk dengan kualitas rendah yang beredar di pasaran yang dapat membahayakan penggunanya dan menjaga nama baik industri baja ringan yang saat ini tengah naik daun sebagai pengganti kayu.

Usia kerangka baja ringan sendiri adalah mengikuti usia bangunan. Artinya selama bangunan masih berdiri tegak maka kualitas baja ringan itu pun masih terus terjaga. Konstruksi baja ringan adalah inovasi rumah masa depan yang kuat dan tahan gempa. Dengan flesibiltas tinggi rumah ini tidak mudah hancur oleh gempa. Menurut data selama kurun waktu sejak Januari hingga Oktober 2019 hampir selutuh wilayah Indonesia rawan gempa. Hanya pulau Kalimantan dan Sumatra bagian Timur yang jarang terjadi gempa. Rumah tahan gempa saat ini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.

Adapun kondisi negara tropis yang hangat dan lembab membuat rayap berkembang biak dengan mudah, menggunakan kayu tak lagi popular. Selain harganya mahal untuk kayu yang bagus ketahanan terhadap rayap membuat umur kayu menjadi lebih pendek dibanding baja ringan. Inovasi konstruksi baja ringan membuat rumah modern di masa depan menjadi lebih aman dan kuat secara konstruksi.

Membangun dengan Cepat dan Kuat

Membangun dengan cepat dan kuat adalah tag line dari Domus dan terbukti telah berhasil selama ini. Di Palu dan Lombok Domus membangun rumah bagi korban gempa. Rumah permanen yang dibangun dengan cepat karena kebutuhan yang menuntut namun kualitasnya juga bagus. Bukan hanya rumah asal jadi demi mengeja kecepatan. Konstruksi baja ringan kekuatannya dapat dipertanggung jawabkan. Sehingga Domus menjadi pilihan terbaik dalam membangun rumah skala besar tersebut.

Selain Domus untuk perumahan ada juga BKC Bangunan Kuat Cepat yang diperuntukkan bagi bangunan besar seperti gudang, hangar dan gedung-gedung besar lainnya. Kerangka baja yang kuat dapat digunakan untuk berbagain jenis bangunan baik satu lantai maupun  bertingkat. Untuk itu PT. Tata Logam Lestari menyatakan sipa turut serta dalam membangun ibu kota baru Republik Indonesia. Menggunakan teknologi konstruksi terkini, ramah lingkungan karena tidak menggunakan kayu yang nota bene merusak lingkungan serta memiliki kelebihan dalam hal tahan gempa dan juga kuat.

Rumah yang kuat, aman dan nyaman ditinggali adalah impian setiap orang. Domus membantu mewujudkan mimpi tersebut dengan produk yang menggunakan baja ringan sebagai konstruksi bangunan. Efisiensi waktu pembangunan pada akhirnya juga berujung pada efisiensi biaya yang dikeluarkan. Tentu saja akan menjadi pilihan bagi pembangunan rumah modern.

Salam

Eka Murti