Explore Our Content Collection!

Browse through our gallery of expertly-crafted content to find the perfect one for your inspiring.

Microsoft Office untuk Menunjang Produktivitas

Microsoft Office 365 untuk Menunjang Produktivitas

Mencoba Microsoft Office 365

Microsoft selalu memberikan inovasi terbaru bagi pengguna. Setiap kali selalu muncul produk terkini dengan kelebihan yang semakin memudahkan kinerja pengguna.

Semua kebutuhan akan akses cepat dan beragam kebutuhan lainnya terakomodasi dalam produk Microsoft Office terbaru. Setiap paket
memiliki kelebihan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Peningkatan Produktivitas Melalui Modern Device

Kemajuan teknologi beriringan dengan kebutuhan pengguna yang berkembang sesuai tuntutan zaman. Modern Device adalah perangkat terkini yang memiliki kelebihan dari perangkat sebelumnya
dalam hal kemudahan, kecepatan dan koneksi akses yang menunjang produktivitas pengguna.

Secara teknis dapat didefinisikan:


1. Performa
Menggunakan sistem SSD atau eMMC.
Daya tahan baterai lebih lama
2. Design
Design terkini yang digemari adalah tipis dan ringan karena mobilitas tinggi pengguna maka
hal ini menjadi sebuah kebutuhan yang menunjang produktivitas. Semakin mudah dibawa
dan digunakan akan semakin mempermudah pekerjaan atau aktivitas yang dijalankan
pengguna sehari-hari.
Selain itu juga ada kebutuhan untuk All in One. Artinya hanya dengan satu gadget saja
semua kebutuhan telah terpenuhi. Kebutuhan untuk bekerja, mencari informasi maupun
kapasitas penyimpanan yang besar.
3. Experience
Windows Hallo Capable (face or finger print)
Windows ink Capable
Touch
Ketiganya merupakan pengalaman yang diingkan penguna. Segala kebutuhan terpenuhi dan terjaga kerahasiaannya. Artinya pengguna merasa aman dengan penggunaan device tersebut karena sistem keamanan yang tinggi.

Salah satunya adalah SSD yang merupakan kemajuan dalam hal kecepatan prosessing. Dibanding dengan sistem HDD yang memerlukan waktu loading lama SSD membutuhkan waktu yang lebih cepat dalam melakukan proses yang sama.

Original Microsoft Office Terbaru

Kenapa harus beli software yang original? Selain karena membeli bajakan melanggar hukum, tentu saja jaminan produk original lebih nyata. Kita akan terlindungi dan merasa aman karena software
original memiliki sistem keamanan yang tinggi. Kita akan merasa aman mengakses apapun dari manapun.

Produk Office Terbaru 2019

Tahun 2019 ini Office mengeluarkan produk reguler seperti Office Home and Student 2019 dan Office 365.

Produk Office 365 memiliki kelebihan dari produk Office Home and Student 2019. Untuk program aplikasi office telah menggunakan office premium yang memiliki beberapa perbedaan kemudahan
dibandingkan dengan office klasik, memiliki tambahan aplikasi seperti Outlook, published dan access.

Selain jenis office juga ada perbedaan cara pembayaran, Office 365 menggunakan sistem langganan. Artinya pengguna membayar secara berkala setiap tahun. Oleh karenanya ada dukungan penuh dari
pihak Microsoft. Secara analogi bisa dibandingkan dengan sistem tivi kabel yang juga digunakan dengan cara berlangganan. Sementara Office Home and Student menggunakan sistem beli putus
seperti pembelian pada umumnya, sehingga dukungan yang didapat hanyalah sebatas instalasi.

Kelebihan Office 365 lainnya adalah besarnya kapasitas Claud yang bisa gunakan yaitu sebesar 1
terrabite. Kita bisa menyimpan berbagai dokumen tanpa khawatir membuat gadget kita menjadi terlalu penuh.

Office 365 juga bisa digunakan untuk 3 device, PC, handphone dan tablet. Pengguna dimanjakan dengan berbagai aplikasi terbaru serta kemudahan akses dengan berbagai jenis gadget. Bahkan kita
bisa mengganti gadget yang kita gunakan, lho. Jadi jika handphone kita hilang tak perlu khawatir karena keamanan terjamin. Kita bisa memblokir gadget yang hilang dan Menganti dengan yang lain.

Akses dengan gadget yang hilang otomatis terputus. Data kita akan aman selama password tak tersebar.
Satu kelebihan lainnya dari Office 365 adalah kita bisa membelinya secara online. Tak perlu datang ke toko untuk membeli dan mendapatkan sertifikat. Cukup dilakukan secara online semua bisa
teratasi.

Selain Office 364 personal juga ada untuk famili lho, hanya perlu membeli satu kali saja bisa digunakan oleh enam orang dengan masing-masing mendapat akses yang sama baik untuk kapasitas
penyimpanan maupun untuk penggunaan tiga device.

Nah, tunggu apalagi. Tingkatkan produktivitas dengan software terbaik dan original. Dengan
teknologi canggih yang selalu mendukung bahkan hanya dalam genggaman saja.

Salam
Eka Murti


Nikmatnya Bumbu Nusantara di Pesisir Seafood


Nikmatnya Bumbu Nusantara di Pesisir Seafood

Pesisir Seafood Menu

Penggemar Seafood di Jakarta semakin dimanjakan dengan dibukanya restoran baru Pesisir Seafood. Sebuah tempat dengan oase yang familier. Berlokasi di Meruya Jakarta Barat, Pesisir menyediakan aneka pilihan kuliner boga bahari dengan bumbu-bumbu khas Nusantara.

Restoran Keluarga


Menempati bangunan tiga lantai, restoran ini memang diperuntukkan bagi keluarga yang ingin berkumpul dan menikmati sajian seafood dengan bumbu tradisional Indonesia. Ikan, kepiting dan lobster yang menjadi andalan dipilih langsung dari jejeran akuarium yang menempati satu sisi restoran. Sehingga sajian yang dinikmati pengunjung adalah makanan fresh.

Lantai satu yang luas bisa menampung sekitar 150  orang namun jika masih tak cukup bisa naik ke lantai dua dimana ada 240 buah kursi untuk tamu. Di sudut ruangan terdapat tempat bermain anak sehingga anak merasa nyaman berada di sana. Seluruh keluarga bisa menikmati menu pilihan yang beraneka ragam.
Sementara lantai tiga adalah aula serbaguna yang sanggup menampung sekitar 350 orang. Tempat ini bisa digunakan untuk acara gathering perusahaan atau acara pernikahan. Bisa juga lho, merayakan ulang tahun bersama teman, kolega dan keluarga tercinta di sini.
Bahkan jika ingin mengadakan pertemuan secara terbatas dan privat tersedia juga ruang meeting yang bisa digunakan dengan pembelian paket menu.

Seafood Rasa Indonesia

Unggulan menu di Pesisir adalah bumbu yang diracik spesial dalam hidangan #IndonesianSeafood seperti Udang Balado, Gulai Cumi, Gulai Kepiting, Udang Bakar Banjar, Brekecek Ikan
Tenggiri, Ikan Bakar Parape, Cumi Pekalongan, Pindang Bandeng Pesisir dan Kerang Asam Padeh, dan tentu saja kepala ikan "raksasa" yang dapat dinikmati seluruh keluarga.

Beberapa sajian dihidangkan dalam porsi-porsi . Sementara  untuk seafood pilihan seperti kepiting atau lobster dalam hitungan gramasi.

Bukan hanya seafood saja, namun juga sayuran yang diolah sedemikian rupa sehingga memiliki cita rasa yang lezat. Seperti daun pucuk labu yang bisa ditemui dalam beberapa sajian, baik dicampur dalam gulai maupun dioseng tersendiri.

Pilhan nasi pun beragam selai  nasi putih biasa ada nasi merah, tapi yang menarik adalah nask hitam. Yups, hitam karena dibumbui kluek (salah satu bahan lembuat rawon). Tapi jangan khawatir akan terasa aneh atau seperti jamu, nasi hitam ini rasanya enak terutama ditambah lauk gulai cumi plus sayur pucuk labu.

Favorit saya tentu saja nasi hitam yang unik dan baru pertama kali saya rasakan. Dipadu dengan ikan bakar dan udang balado. Percampuran rasa gurih pedasnya meleleh di mulut. Duh, enak banget pokoknya. Selera makan berlipat-lipat jadinya. 

Sebelum menyantap hidangan utama kita bisa memilih beberapa makanan pembuka yang tak kalah nikmat. Otak-otak ikan tenggiri bisa dijadikan pilihan. 

Sebagai pelengkap hidangan penutup tak kalah lezat. Cobain deh legitnya tape legi atau es kopyor. Segelas kopi sebagai penutup pun bisa menjadi pilihan. 

Pesisir Seafood Resmi Dibuka

Pesisir Seafood menu

Pesisir Seafood berlokasi di Jl. Meruya Ilir Raya No.9, Srengseng, Kec. Kembangan, kota Jakarta Barat, mulai melayani pelanggan 9 September 2019. Restoran ini bagian dari  Bandar Djakarta Group. Jadi tak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Yuk, ajak seluruh keluarga menikmati seafood masakan asli Indonesia yang memiliki kualitas bahan terbaik dan harga terjangkau.

Salam,
Eka Murti





Pentingnya komunikasi dalam Mengembangkan Minat dan Bakat Anak


Frans Lepong

Proses belajar mengajar akan mencapai hasil maksimal ketika telah terjadi jalinan komunikasi yang lancar antara guru dan siswa. Komunikasi dua arah harus dibangun secara masiv dan konsisten sepanjang masa pendidikan siswa. Sudah selayaknya para guru memiliki ketrampilan berkomunikasi yang baik mengingat siswa yang dihadapi memiliki bermacam-macam tipe kepribadian dan latar belakang yang berbeda.

Menguasai Komunikasi

Cara berkomunikasi tidak bisa disamaratakan bagi seluruh siswa. Setiap siswa adalah pribadi yang unik, oleh karenanya guru harus mampu melihat karakter anak didik agar hal yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh siswa. Hal pertama dan terpenting adalah kesiapan mental guru. Ketika berangkat untuk mengajar semua hal negatif harus ditinggalkan di luar sekolah. Beban hidup dan masalah pribadi tak boleh turut campur dalam proses belajar mengajar.
Guru, digugu dan ditiru, siapkan karakter terbaik untuk ditiru para siswa. Terutama siswa dalam masa pertumbuhan yang membutuhkan contoh konkrit karakter yang baik dari lingkungannya. Dengan situasi dan kondisi yang nyaman di sekolah akan mempermudah siswa menerima pelajaran yang diberikan. Sekaligus mempersiapkannya untuk masa depan. Apa yang diterima sejak kecil akan menjadi landasan pemikiran dan pengambilan keputusan saat dewasa.
Permasalahan ini dibahas oleh Frans Lepong dalam seminar  "lGuru Cerdas dan Orang Tua Bijak "Menggali Passion dan Telent Anak Sejak Dini" yang diselenggarakan pada 31 Agustus 2019.

Minat & Bakat

Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh guru maupun orang tua dalam mengenali bakat dan minat anak adalah dengan cara observasi. Memperhatikan kegiatan anak sehari-hari apa yang paling disukai dan dikuasai anak. Maka akan nampak potensi yang dapat dikembangkan dalam diri anak.
Sebagai guru atau orang tua kita tidak dapat memutuskan apa yang terbaik bagi anak, namun kita sebaiknya membebaskan si anak untuk mengembangkan diri ke arah yang diinginkannya. Guru dan orang tua hanya mengarahkan dan menjaga agar anak tidak sampai keluar jalur. Hal ini dituturkan oleh Ray Sahetapy yang merupakan orang tua dengan dua anak berkebutuhan khusus Tuli.

Minat dan bakat adalah dua hal yang berbeda. Apa yang menjadi bakat anak belum tentu adalah minatnya. Jangan sampai justru orang tua yang memiliki ambisi bagi si anak. Berusaha keras mendorong bakat anak yang bukan merupakan minatnya suatu saat akan menjadi bumerang. Anak mungkin saja akan menurut pada orangtuanya namun hidupnya tidak akan bahagia. 

Sebaliknya pun mungkin saja terjadi ketika guru atau orang tua mengabaikan kelebihan-kelebihan anak dan justru menganggapnya sebagai hal yang mengganggu dan harus diubah dari diri anak. 

Jika guru dan orang tua berfokus pada kekurangan anak maka anak akan merasa dirinya tidak mampu, selalu salah, tidak memuaskan. Terlebih jika mendapat kritikan dan label negatif dari guru dan orang tua. Hal ini akan membekas dalam hati si anak.

Anak yang tertekan batinnya dalam masa pertumbuhannya akan terus membawa luka batinnya hingga dewasa dan bisa menyebabkan kegagalan dalam mencapai cita-cita maupun dalam kehidupannya secara menyeluruh.

Oleh sebab itu guru dan orang tua harus memahami karakter dan kelebihan anak serta mengarahkannya agar menjadi salah satu hal yang dapat dibanggakan anak. Anak merasa diterima oleh lingkungan dan memiliki harga diri serta karakter yang baik. Di masa depan anak dengan kepercayaan diri yang bagus anak memiliki daya juang tinggi untuk terus mencapai prestasi terbaik dalam hidupnya.

Tahap Pertumbuhan Anak

Pertumbuhan anak melalui tahap-tahap yang sesuai dengan usianya. Anak usia dini 0-5 tahun adalah masa emas pertumbuhan otak. Masa-masa ini harus mendapat perhatian khusus. Dengan stimulasi yang tepat pertumbuhan anal akan maksimal. Baik secara fisik, mental maupun kognitifnya.

Guru dan orang tua harus memahami stimulasi-stimulasi yang dapat memicu perkembangan otak anak. Ada beberapa hal yang menjadi perhatian bagi guru dan orang tua. Perkembangan sensori yang mempengaruhi pemahaman komunikasi anak. 

Pada anak yang kurang mendapat stimulasi di masa emas ini akan mengalami beberapa permasalahan. Misalnya anak yang sulit berkomunikasi, atau berbicara secara verbal. 

Jika anak kurang mendapat stimulasi dalam masa pertumbuhannya maka sebaiknya anak mendapat penanganan yang tepat. Bawalah anak kepada ahlinya untuk diobservasi permasalahan-permasalahannya sehingga akan mendapat terapi yang tepat. Terapi yang tepat dapat membantu anak untuk tumbuh dengan baik.

Ciptakan Masa Pertumbuhan yang Menyenangkan

Anak membutuhkan lingkungan yang sehat secara fisik dan psikologis untuk dapat bertumbuh dengan baik.

Ciptakan sekolah yang menyenangkan dan efektif bagi anak didik agar proses belajar mengajar bukan sekadar pergi ke sekolah saja, namun lebih dari itu. Sekolah menjadi tempat mengembangkan diri, minat dan bakat siswa untuk bekal masa depan.

Sebagai generasi masa depan, anak adalah aset bangsa yang saat ini menjadi tanggung jawab guru dan orang tua mempersiapkan mereka sejak dini.


Salam,
Eka Murti

VIVO S1 SMARTPHONE TERBAIK PEREKAM MOMEN TERINDAH


VIVO S1 SMARTPHONE ANDROID TERBAIK PEREKAM MOMEN TERINDAH


Hasil Foto dengan Vivo S1  32MP Al Sefie Camera 

Setiap kali kita keluar rumah benda yang mesti kudu wajib dibawa adalah. handphone Ketergantungan kita kepada teknologi memang sudah sesuai zamannya. Sekarang segala sesuatu ada di handphone. Jadwal kerja, media sosial, ojek online dan dompet digital semua aplikasinya ada dalam satu genggaman. Termasuk foto-foto penuh kenangan. Dimanapun kapanpun kita terbiasa mengambil berbagai ragam foto. Bahkan hal seperti bukti transaksi pun perlu difoto untuk dokumentasi.

Apalagi saat kita melakukan aktivitas seru atau bertemu teman-teman. Momen yang sangat berarti ini harus diabadikan dengan kamera yang canggih supaya hasilnya maksimal. Sedih kan kalau momen yang ingin kita simpan tidak terekam dengan bagus.

Yuk, kenalan dengan VIVO S1
Vivo S1 Skyline Blue &  Cosmic Green


Pada suatu siang yang cerah, saya menghadiri sebuah acara komunitas Blogger Jakarta. Di acara tersebut saya berkesempatan berkenalan dengan smartphone terbaru Vivo S1.
Bentuk fisiknya tipis dan nyaman dalam genggaman. Melihat warna cashing-nya yang keren banget. AVivo S1 membuat terobosan dalam design handphone dengan menggunakan pelapisan nano-ion yang menghasilkan dua warna cantik.Cosmic Green dan Skyline Blue. Duh, saya terharu-biru pokoknya. Skyline blue itu pas digenggam rasanya nggak mau dilepas lagi deh..seperti menggengam kenangan kita....eeeaaa ....

Eh, tapi beneran lho, Vivo S1 ini menggenggam kenangan indah kita. Dilengkapi kamera 32MP Al Sefie Camera dan Al Triple Rear Camera dengan kamera utama beresolusi 16MP, 8MP AI Super-Wide Angle Camera untuk hasil foto yang lebih luas hingga 120 derajat, dan 2MP Depth Sensor Camera untuk hasil foto yang keren .
Mau foto rame-rame dengan kamera depan atau selfie hasilnya sama-sama cetar membahana. Lihat hasil fotonya langsung bikin hati berbunga-bunga. Wuiiih... Wajah nampak kinclong tanpa perlu oles-oles serum. Meski pencahayaan didalam ruangan tidak terlalu terang tapi hasilnya tetap maksimal karena ada fitur AI Filter, AI Selfie Lighting, AR Stickers, dan AI Face Beauty.

Hasil foto dengan Vivo S1 Al Triple Rear Camera



Layar 6.38” super AMOLED Ultra all Screen. Dengan ukuran layar 6.38 inch FHD+, resolusi 1080×2340, aspek rasio 19.5:9, dan persentase screen-to-body ratio sebesar 90%. menikmati foto-foto kenangan menjadi semakin asyik. Semua nampak jelas di layar selebar itu. Jadi, semua wajah dalam foto kita kelihatan. Meski ada yang ngumpet di belakang tetap akan ketahuan. Mau bersembunyi? Oh, tidak semudah itu, Kisanak.

Saat kita menggunakan handphone tentu saja kita selalu ingin siap sedia sepanjang hari. Malas banget saat butuh eh, baterenya drop. Apalagi saat asyik nonton film, sangat mengganggu keasyikan. Vivo S1 ini aman karena kapsitas baterenya besar. Baterai Vivo berkapasitas 4.500 mAh dengan Dual-Engine Fast Charging.

Unlock Your Style

Hasil foto dengan Vivo S1 Al Triple Rear Camera
Cashing dengan design 2.5D yang nyaman digenggam ini menghasilkan design yang memukau. Pasti lebih stylish untuk dibawa kemana-mana.

Memilih hape mesti mikirin soal RAM juga dong ya. Tenanglah Vivo S1 sudah memiliki RAM 4 GB dan ROM 128 GB. Aman kalau mau download aplikasi maupun video. Dan simpanan hasil foto-foto pun muat banyak.

Penting juga mengutamakan keamanan handphone android kita. Vibo S1 ini sudah dilengkapi teknologi pembukaan handphone terbaik Screen Touch ID. Cukup dengan satu sentuhan layar Vivo S1 langsung terbuka dengan cepat. Tersedia pula berbagai animasi yang menghasilkan sensasi menyenangkan saat membuka handphone. Cepat dibuka dan aman, wah, ini mempermudah kita para pengguna handphone yang maunya serba praktis.

Ada lagi keseruan lainnya. Kita bisa lho, bergabung dengan komunitas smartphone android Vivo. Dimana para pengguna Vivo bisa saling bertemu dan bertukar informasi pada sebuah forum handphone android. Forum diskusi pengguna vivo bernama Vivo Club ini banyak manfaat saat kita bergabung. Salah satunya kita akan mendapat undangan untuk datang pada event-event Vivo berikutnya.

Yuk, langsung saja cek media sosial Vivo:
Instagram: @vivoclub_indonesia
Facebook Fan page: Vivo Club Indonesia
Youtube Channel: Vivo Club Indonesia

Memilih handphone  harus disesuaikan dengan kebutuhan kita. Smartphone android dengan spesifikasi dan tampilan keren, teknologi terkini dan harga terjangkau seperti Vivo S1 memang sudah selayaknya ada dalam genggaman kita.

salam

Eka Murti













GWRF 2019: TAK PERLU ADA PENDEFINISIAN KARYA SASTRA INDONESIA


GWRF 2019


Sudah menjadi pemahaman umum saat membaca sebuah karya sastra lalu sertamerta membuat kategorinya apakah tulisan tersebut merupakan sebuah puisi atau prosa.

Dua pembicara yang hadir di kelas GWRF 2019 kali ini adalah senior dalam bidang sastra Indonesia. Salah satunya bahkan hingga saat ini masih aktif mengajar di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Prof Sapardi Djoko Damono yang akrab disapa "Eyang" adalah seorang sastrawan dan budayawan dengan jam terbang yang tinggi.

Nara sumber berikutnya adalah Yudhistira AMN Massardi, seorang sastrawan yang pernah berhenti menulis selama 25 tahun dan membuat kejutan tahun ini dengan mengeluarkan novel baru.

Keseruan kelas-kelas GWRF 2019 lainnya bisa dilihat di sini:

Puisi dan Prosa

Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide.

Sedangkan puisi menurut KBBI adalah:
Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus.

Eyang Sapardi menegaskan bahwa definisi puisi atau prosa itu berasal dari luar negeri belum tentu sesuai dengan kondisi indonesia. Jadi tak perlu melabel karya sastra Indonesia. Terkadang bahkan penulisnya pun hanya menulis saja tidak memasukan karyanya dalam kategori tertentu.

Jadi terserah pada pembaca ingin memersepsikannya seperti apa. Tak perlu lagi mengaitkan sebuah karya dengan si penulis. Karena saat sebuah karya lahir maka si penulis mati. Artinya diri pribadi penulis telah lebur ke dalam karyanya. Sehingga cukup hanya mengapresiasi karya sastra tersebut saja.

Menulis Sajalah!


Menurut Yudhistira menulis dan membaca adalah satu koin dua sisi. Mulai menulis dari satu huruf. Sedangkan Eyang Sapardi menegaskan menulislah jangan pernah takut dituduh menjiplak. Lebih baik mencuri ilmu dari orang lain saat kita mengembangkan kemampuan menulis.
Selanjutnya Eyang Sapardi mengisahkan masa-masa lalu kesulitan dalam mengakses karya-karya sastra sebagai rujukan. Jangan mempermasalahkan akan menjadi seperti apa karya kita nantinya.

Sibuklah berkarya dan terus belajar tak perlu mengkotak-kotakan karya kita atau bahkan mendefinisikan diri sebagai penulis puisi atau penulis novel. Apapun hasilnya itulah pengejawantahan diri penulis. Bebaskan dan tuangkan ide dan imajinasi dalam karya kita.

Bersama Yudhistira AMN Massardi


Ada beberapa karya yang butuh waktu lama untuk diselesaikan tetapi ada yang hanya membutuhkan waktu singkat.
Bagi Yudhistira puisi adalah Percikan perasaan dan pikiran yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Eyang Sapardi di suatu waktu pernah menulis 18 buah puisi dalam sehari.

Sastra dan Teknologi



Berbeda dengan generasi sekarang yang sangat mudah mendapat informasi apapun melalui kecanggihan teknologi. Tak perlu memisahkan karya sastra dari teknologi justru harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Namun jika ternyata teknologi tidak mendekatkan komunitas sastra dengan karya-karya sastra itu adalah akibat kemalasan.

Komunitas sastra lebih sibuk dengan diri sendiri tapi malas membaca. Padahal kemudahan akses terhadap karya sastra semakin mudah.

Generasi milenial dimanjakan dengan teknologi. Semua media untuk menulis sudah terbuka. Bisa melalui perangkat handphone yang praktis dan sangat memudahkan.

Media penayangan karya pun skr lebih mudah. Dan juga termasuk media untuk mencari referensi.

Masalah lainnya dalam mengenalkan karya sastra kepada generasi muda adalah guru-guru yang tidak membaca karya sastra. Sudah waktunya melek sastra dan bahasa sehingga dapat menyebarkan virus literasi pada anak didik.

Perkembangan teknologi seharusnya membuat karya sastra semakin dekat dengan pembaca dan penulis pun mendapat kemudahan dalam mengembangkan diri dan menyebarluaskan karya-karyanya.

GWRF 2019


Salam literasi

Eka Murti


GWRF 2019: Buku dan Perjalanan Menembus Batas


GWRF 2019: Buku dan Perjalanan Menembus Batas


GWRF2019

Jika penulis dan pembaca bertemu di GWRF 2019 (Gramedia Writer & Reader Forum) yang dibahas tentu saja BUKU. Bukan hanya proses perjalanan sebuah ide yang dieksekusi menjadi sebuah buku tetapi juga perjalanan buku-buku tersebut sampai ke tangan pembacanya dan dapat dirasakan manfaatnya.

It's not destination it's a journey

GWRF 2019
Yang terpenting adalah perjalanan itu sediri bukan tujuan akhirnya. Topik ini muncul saat berbincang dengan para petualang yang berkeliling Indonesia dan dunia serta menceritakan kisah-kisah seru mereka dalam sebuah buku.


Ngobrol asyik bersama tiga petualang yang telah menulis buku tentang perjalanan mereka (Hendra Fu, Claudia Kaunang & Trinity) merupakan sebuah oase yang menyegarkan di tengah-tengah tema-tema lainnya yang lebih serius di GWRF 2019 ini.
Menyimak bagaimana mempersiapkan sebuah perjalanan membutuhkan persiapan yang matang khususnya mental baja jika kita ingin melakukan solo traveling.

Sebuah perjalanan membutuhkan perencanaan yang baik meskipun situasi bisa berubah seratus delapan puluh derajat di lapangan. Terlebih saat kita berhadapan dengan lingkungan dan budaya asing dengan bahasa yang tidak kita pahami.
Sebuah perjalanan adalah proses belajar tentang kehidupan. Mengenal manusia lain yang sama-sama menetap di bumi ini. Bukan untuk saling membandingkan tapi untuk saling belajar dan mengembangkan toleransi.

Sebuah perjalanan adalah waktu untuk mengenal diri sendiri, kemampuan serta batasan-batasan diri sendiri.
Sebuah perjalanan memberi pelajaran kehidupan yang masiv, karena pengalaman adalah guru yang terbaik.

Keseruan kelas-kelas GWRF 2019 lainnya bisa dilihat disini:

It's a destination and also a journey

GWRF 2019

Yups, tujuan itu penting bagi perjalanan sebuah buku hingga dapat dinikmati dan diambil manfaatnya oleh pembacanya.
Maka seharusnya buku tersampaikan kepada pembaca sesuai tujuan awal penulis dan kebutuhan pembaca.

Bagi komunitas literasi, meningkatkan minat baca bukan hanya perkara kurangnya pasokan buku, namun seringkali buku yang tersedia tak sesuai dengan kebutuhan pembacanya. Bagi masyarakat yang hidup dari melaut tentu lebih membutuhkan buku-buku terkait teknik penangkapan ikan ketimbang buku tentang cara pembuatan pupuk organik untuk tanaman buah. Pun usia pembaca, banyak buku yang beredar di taman-taman baca tak sesuai bagi anak-anak yang justru paling sering memanfaatkan fasilitas taman baca tersebut.

Permasalahan-permasalahan ini merupakan bagian dari perjalanan komunitas literasi di Nusantara. Terutama di daerah 3T,  merupakan daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia. Di daerah yang jauh dari ibu kota provinsi memiliki masalah yang kompleks. Salah satunya pertumbuhan ekonomi yang masih terhambat akibat kurangnya pembangunan infrastruktur. Selain itu masih ada masalah buta huruf.

Penduduk yang buta huruf pada 1995 masih berada di atas 13%, tapi mulai 2014 telah berada di bawah 5%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik penduduk usia di atas 10 tahun yang buta huruf pada 2017 mencapai 4,08% dari total populasi penduduk usia di atas 10 tahun. Angka ini lebih rendah dari tahun sebelumnya 4,19%. Sementara penduduk usia 15 tahun ke atas yang buta huruf 4,5% dan penduduk usia 15-45 tahun yang tidak bisa membaca dan menulis 0,94%. Adapun penduduk usia di atas 45 tahun yang buta huruf mencapai 11,08%.

Maka gerakan komunitas literasi menjadi ujung tombak memberantas buka huruf sebagai bagian dari literasi dasar yang harus dikuasai oleh masyarakat Indonesia.

Sebuah buku bukan hanya hasil pemikiran penulis yang tertuang dalam lembar-lembar cetakan namun jauh daripada itu memiliki efek domino yang panjang bagi pembaca secara individu, bagi lingkungan dan muaranya adalah manfaat yang signifikan bagi sebuah bangsa.

Salam Literasi

Eka Murti









GWRF 2019: 2 GENERASI 2 SUDUT PANDANG


GWRF 2019: 2 GENERASI- 2 SUDUT PANDANG SASTRA INDONESIA

GWRF 2019

GWRF 2019  Diawali dengan sebuah kelas dimana penulis-penulis generasi milenial yang menjadi pembicara. Dengan gaya bicara yang santai namun penuh semangat memberi gambaran bagaimana generasi milenial dalam menanggapi berbagai persoalan dalam hidup kesehariannya, lugas dan cepat.

Generasi Milenial dan Media Sosial

Sesi kali ini membicarakan topik  "Show your creation with social media". Interaksi ketiga penulis Luluk HF, Poppi Pertiwi & Asabella Audida secara atraktif memberi ganbaran bagaimana menjadi penulis "zaman now". Kemampuan mengembangkan ide menjadi sebuah cerita tentu menjadi poin utama. Namun ada hal penting lain yang tak luput harus diperhatikan jika ingin cerita kita dibaca khalayak luas.

Ketiga penulis bukan hanya menulis sesuai segmen mereka yaitu remaja dan dewasa muda saja namun juga mengembangkan kemampuan untuk menarik minat orang membaca buku mereka. Sesuai segmen pembacanya cara mempromosikan cerita mereka pun menggunakan media yang paling dipahami generasi milenial "media sosial".

Mereka bukan hanya "menjual" kisah namun juga berkomunikasi dan berinteraksi dengan pembaca melalui media sosial. Hal ini terbukti memberi dampak positif dalam penjualan buku-buku mereka. Penulis dan pembaca nyaris tak berjarak. Kondisi ini membentuk sebuah komunitas pembaca yang militan, yang selalu menanti cerita-cerita selanjutnya.

Nampaknya mempromosikan tulisan melalui media sosial adalah pekerjaan mudah. Karena hanya dengan ketik dan klik di media sosial semua bisa terjadi dalam sekejap. Sesungguhnya hal ini bukan pekerjaan remeh semata, tapi dibutuhkan kerja keras dan konsistensi untuk terus menjaga antusiasme "crowd".  Manajemen media sosial pun dikelola secara sungguh-sungguh oleh sebuah tim khusus. Memiliki rencana dan strategi yang dapat menarik minat pembaca sangat diperlukan mengingat segala sesuatu di media sosial dapat berubah dengan cepat. Harus selalu up to date dengan kondisi saat ini dan kemampuan memprediksi tren ke depan dan segera mengantisipasinya.


Sastra Indonesia di Kancah Dunia



Di Kelas yang lain pembicaraan tentang sastra Indonesia menjadi sebuah diskusi yang menarik.

Ayu Utami dan Anya Rompas adalah dua orang penulis dengan genre dan  idealisme yang berbeda. Timbul sebuah pertanyaan "sastra Indonesia itu seperti apa?" Definisi dan legitimasi siapa dan bagaimana sastra Indonesia seharusnya menjadi perbincangan yang seru dan "hot".

Masing-masing pembicara memiliki pendapat yang dipegang kuat hingga akhir kelas. Kami, para pembaca yang menjadi peserta di kelas itu--- jika belum tahu--- menjadi paham apa yang sebenarnya terjadi di kalangan penulis  Indonesia saat ini. 

Saya mengambil kesimpulan sederhana bahwa sastra Indonesia dikancah dunia adalah sebuah perjalanan panjang yang diwarnai pergolakan di kalangan pelaku sastra itu sendiri. Lalu pertanyaan itu pun terus bergaung "Seperti apakah wujud wajah sastra Indonesia yang akan di kenal dunia?" Jawabannya jelas tak akan ditemukan dalam ruang kelas manapun.

Keseruan kelas-kelas GWRF 2019 lainnya bisa dilihat di sini:



Sejatinya sastra adalah expresi jiwa bukan semata  pada definisi dan legitimasi oleh kubu-kubu yang terkungkung pandangan sempit.

Seharusnya perbedaan  memperluas lahan berkembangnya literasi bukan sebaliknya justru membatasi atau menyekat-nyekat.


Dua kelas hari ini memberi gambaran dunia lietarasi yang berbeda berkembang sesuai habitat masing-masing. Memberi warna dan memperkaya khasanah literasi bahasa dan budaya masyarakat.


Salam literasi

Eka Murti

#GWRF2019